News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Ungkit Pengalaman Pahit Main di Liga 1, Legenda Australia Kaget Lihat Kemajuan Timnas Indonesia yang Begitu Pesat: Dulu Mereka Tidak Mampu...

Punya pengalaman tidak mengenakan selama hampir satu dekade berkarier di Liga 1, legenda Australia ini mengaku terkejut lihat perkembangan Timnas Indonesia.
Jumat, 13 September 2024 - 08:24 WIB
Legenda Australia kaget lihat perkembangan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Legenda Australia yang pernah berkarier di klub Liga 1 selama hampir satu dekade ini mengaku terkejut lihat kemajuan pesat Timnas Indonesia.

Menurutnya, perkembangan yang ditunjukkan Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir jelas berbeda ketika dirinya masih berkarier di tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semenjak dilatih Shin Tae-yong mulai akhir 2019 silam, kiprah Timnas Indonesia dalam beberapa turnamen bergengsi mulai diperhitungkan di Asia.

Situasi tersebut hadir lantaran Timnas Indonesia yang perlahan mulai menunjukkan geliatnya dalam kontestasi sepak bola Asia. Ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Terbaru, Timnas Indonesia menorehkan sejarah sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang tampil di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di babak tersebut, penampilan Timnas Indonesia sebetulnya tak terlalu diistimewakan karena datang dengan status tim kuda hitam.

Ditambah lagi dengan fakta bahwa pasukan Shin Tae-yong menjadi negara dengan peringkat FIFA terendah di antara kontestan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

tvonenews

Bukannya mengalami demotivasi, skuad Garuda justru terlecut semangatnya saat tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026, salah satunya tak terkalahkan dalam dua laga terakhir.

Di laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak ketiga, Timnas Indonesia mampu memaksa Arab Saudi yang berstatus sebagai tuan rumah bermain seri 1-1.

Pun halnya ketika menjamu Australia, skuad Merah Putih juga menyulitkan tim tamu Australia hingga skor imbang tanpa gol mengakhiri duel tersebut.

Kejutan yang diberikan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 turut mengundang atensi sejumlah pihak, termasuk legenda Australia Robbie Gaspar.

Robbie Gaspar merupakan pemain asal Australia yang pernah berkarier di Liga 1 hampir satu dekade lamanya dengan memperkuat Persita, Persema, hingga Persib Bandung.

Menurutnya, pencapaian Timnas Indonesia menahan imbang Arab Saudi dan Australia seolah bagaikan mimpi yang jadi kenyataan untuk masyarakat tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan hasil imbang melawan (Arab) Saudi, hal itu tidak pernah terdengar di sepak bola Indonesia sebelumnya,” kata Robbie Gaspar dikutip dari ESPN Australia.

Dahulu, kata Robbie Gaspar, prestasi yang diraih Timnas Indonesia sekarang tidak akan mungkin bisa digapai oleh skuad Garuda jika dibandingkan dengan sewaktu dia main di Liga 1 era 2000-an.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT