News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Kelas dengan Timnas Indonesia yang Dapat Pemain Top, Kiper Vietnam Justru Pilih Downgrade

Vietnam tidak seperti Timnas Indonesia yang bakal kehadiran penjaga gawang top yang akan meningkatkan kualitas skuad jelang FIFA Matchday pada September nanti.
Rabu, 14 Agustus 2024 - 14:34 WIB
Timnas Indonesia dan Vietnam saat berlaga
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Vietnam tidak seperti Timnas Indonesia yang bakal kehadiran penjaga gawang top yang akan meningkatkan kualitas skuad dalam waktu dekat.

Timnas Indonesia berpotensi bakal segera diperkuat oleh penjaga gawang top dalam waktu dekat, yaitu Maarten Paes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Sidang soal penentuan nasib Paes kabarnya akan dilaksanakan pada hari Kamis (15/8/2024) esok, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Yunus Nusi selaku Sekjen PSSI.

Pengumuman hasil sidang kabarnya bakal ditentukan pada 18 Agustus mendatang.

 Jika mendapatkan lampu hijau, maka Paes bisa membela Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada bulan September mendatang.

Sebagai pengingat, meskipun sudah memegang paspor Warga Negara Indonesia (WNI) sejak akhir April lalu, Paes masih belum bisa tampil untuk skuad Garuda hingga kini.

Sebab, dia terkendala izin dari FIFA, yang mempermasalahkan Paes bermain untuk Timnas Belanda U-21 pada saat usianya 22 tahun pada 2020 silam.

PSSI percaya diri untuk bisa mendapatkan izin FIFA karena laga yang dimainkan oleh Paes pada saat itu terkendala oleh pandemi Covid-19, yang mana bisa dipertimbangkan sebagai situasi force majeur.

Kehadiran Paes tentunya sangat diharapkan oleh Timnas Indonesia, lantaran kiper FC Dallas tersebut bisa meningkatkan kualitas skuad asuhan Shin Tae-yong nantinya.

Sementara itu, selagi Timnas Indonesia bakal mendapatkan amunisi baru selevel Maarten Paes, kiper Vietnam justru memilih downgrade.

Sebagaimana dilansir dari media Vietnam, VSN, Dang Van Lam, salah satu kiper Timnas Vietnam, memilih meninggalkan Binh Dinh FC demi gabung tim promosi di Liga 2 Vietnam, yaitu tim muda Ho Chi Minh City.

Menurut laporan tersebut, alasan utamanya adalah untuk menerima berbagai keuntungan yang menarik.

“Penjaga gawang Dang Van Lam berpisah dengan Binh Dinh FC dan V League 1 untuk gabung tim promosi V League 2, bersamaan dengan berbagai keuntungan menarik,” demikian laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiper berusia 31 tahun itu sudah mengemas 42 caps bersama Timnas Vietnam di level senior.

Namun, posisinya di skuad memang sudah tergeser seiring dengan kedatangan kiper naturalisasi, Filip Nguyen. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT