News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Bumi dan Langit, Ini Perbandingan Harga Tiket Laga Kandang Timnas Indonesia dengan Timnas Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berbagai tim tuan rumah pun mempersiapkan diri menyambut dukungan suporter, termasuk Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam. 
Senin, 27 Mei 2024 - 12:50 WIB
Bak Bumi dan Langit, Ini Perbandingan Harga Tiket Laga Kandang Timnas Indonesia dengan Timnas Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • tvOnenews/Julio

tvOnenews.com - Pekan terakhir putaran dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan berlangsung pada 6 dan 11 Juni 2024 mendatang. 

Berbagai tim tuan rumah pun mempersiapkan diri menyambut dukungan suporter, termasuk Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dari tim pesaing di Grup F lainnya, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga kandang dengan menjamu Irak dan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Suporter pun sempat dikejutkan dengan kenaikan pesat harga tiket Timnas Indonesia di dua laga tersebut. 

Harga termurah untuk kategori Upper Garuda saja sudah dipatok Rp250 ribu, untuk Garuda North dan Garuda South dihargai Rp550 ribu. 

Sedangkan Garuda West dan Garuda East dipatok Rp850 ribu dengan harga tiket termahal di Premium West dan Premium East dengan Rp1,25 juta. 

Harga tersebut pun belum termasuk pajak dan biaya administrasi lainnya. 

Timnas Indonesia pun menawarkan paket bundling untuk dua pertandingan sekaligus sehingga penonton bisa lebih menghemat.

Meski kenaikan harga tiket tinggi, namun ternyata animo suporter sangat besar dengan penjualan 50 ribu tiket hanya dalam waktu 12 jam setelah tiket dibuka. 

Lain Timnas Indonesia, lain pula Timnas Vietnam. Timnas Vietnam hanya memiliki satu pertandingan kandang tersisa di putaran dua ini. 

Dalam laga debut Kim Sam-sik ini, Timnas Vietnam akan menjamu Filipina di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi pada 6 Juni 2024. 

Federasi Vietnam pun tak memilih untuk menaikkan harga tiket. Sudah dijual sejak Sabtu (25/5/2024) lalu, harga tiket laga kandang Timnas Vietnam vs Filipina ternyata masih sama dengan ketika Timnas Vietnam menjamu Timnas Indonesia pada Maret 2024 lalu. 

Dibagi menjadi empat kategori, harga tiket termurah dipatok 200 ribu dong atau setara dengan Rp126 ribu untuk Kategori 1. 

Harga di kategori lainnya pun tak memiliki perbedaan lainnya, yakni Kategori 2 dengan harga 300 ribu dong atau setara dengan Rp189 ribu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Kategori 3 dipatok harga 450 ribu dong atau setara dengan Rp289 ribu. 

Bahkan harga tiket Kategori 4 sebagai tiket termahal pun hanya 1/3 harga tiket termahal laga kandang Timnas Indonesia, yakni 600 ribu dong atau setara dengan Rp387 ribu. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT