News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Main di Eropa, Gelandang Uzbekistan Sesumbar Mampu Bungkam Timnas Indonesia U-23

Gelandang Uzbekistan, Umarali Rakhmonaliev, meyakini timnya mampu membungkam timnas Indonesia U-23 di semifinal Piala Asia U-23 2024, Senin (29/4) malam WIB.
Minggu, 28 April 2024 - 22:39 WIB
Gelandang Uzbekistan Umarali Rakhmonaliev
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Gelandang Uzbekistan yang bermain di Rusia, Umarali Rakhmonaliev, mengutarakan kepercayaan dirinya bahwa The Young White Wolves mampu kalahkan timnas Indonesia U-23.

Kedua tim bakal berebut tiket ke final Piala Asia U-23 2024 dalam duel di babak semifinal, tepatnya di Stadion Abdullah bin Khalifa, Senin (29/4) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-23 menjadi tim kejutan dalam turnamen ini mengingat statusnya sebagai tim debutan, namun mampu menjungkalkan tim-tim kuat sekaliber Australia dan Korea Selatan.

Di sisi lain, Uzbekistan pernah menjadi juara pada tahun 2018 dan mereka merupakan runner-up pada edisi sebelumnya di tahun 2022.

Di sepanjang turnamen ini, Uzbekistan tampil dengan performa mentereng. Mereka tidak pernah kebobolan selagi mampu mencetak 12 gol dari empat laga.

Di perempat final, Uzbekistan sukses menyingkirkan Arab Saudi yang notabenenya adalah juara bertahan, dengan skor 2-0.

Umarali Rakhmonaliev merupakan salah satu pencetak gol dalam laga tersebut dan kini dia bakal kembali menjadi andalan untuk Uzbekistan ketika menghadapi timnas Indonesia U-23.

Sebagai catatan, Rakhmonaliev merupakan salah satu dari sejumlah bintang sepak bola Uzbekistan yang berkarier di Eropa, dengan membela tim asal Rusia, Rubin Kazan.

Selebihnya, ada Abdukodir Khusanov yang berkarier di Lens, Ibrokhimkhalil Yuldoshev di Kalrat, dan Abbosbek Fayzullaev yang berkarier di CSKA Moscow.

Berbicara tentang kiprahnya di Liga Rusia, Rakhmonaliev membeberkan bagaimana itu memberi keuntungan bagi Uzbekistan.

“Liga Rusia telah memberikan saya pengalaman dan perkembangan sebagai seorang pemain, dan saya membagikan pengalaman saya dengan rekan-rekan setim [ketika saya berada di tim nasional],” kata Rakhmonaliev dalam konferensi pers, dikutip dari laman AFC.

Rakhmonaliev menyadari bahwa Indonesia bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan. Terlebih, mereka menyingkirkan Korea Selatan di perempat final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indonesia punya tim yang kuat dan mereka mengalahkan Korea Selatan. Saya pikir mereka adalah tim muda yang berkembang dan kami telah menganalisa tim mereka. Kami siap untuk pertandingan yang berat,” tandasnya.

Meski timnas Indonesia U-23 juga punya sejumlah pemain yang berkarier di Eropa seperti Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Nathan Tjoe-A-On, Rakhmonaliev tak merasa silau karena hal itu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT