News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Pernah Jadi Langganan, 3 Andalan Timnas Indonesia ini Sudah Tak Diperlukan Shin Tae-yong Lagi, Kalah Saing dengan Naturalisasi?

Dibawah asuhan pelatih, Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kini memiliki strategi tersendiri untuk dapat mencetak poin di setiap laga. Termasuk pemilihan pemain
Sabtu, 6 April 2024 - 20:35 WIB
3 Andalan Timnas Indonesia ini Sudah Tak Diperlukan Shin Tae-yong Lagi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kini menjadi sorotan dunia, dalam beberapa laga skuad Garuda berhasil meraih kemenangan, terlebih setelah Kualifikasi Piala Dunia 2026 berhasil mengalahkan Vietnam.

Dibawah asuhan pelatih, Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kini memiliki strategi tersendiri untuk dapat mencetak poin di setiap laga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Shin Tae-yong memiliki standar ketat dan tinggi dalam memilih pemain, maka tak heran banyak pemain yang tidak pernah dipanggil olehnya.

Coach Shin Tae-yong selalu memanggil pemain-pemain muda ke Timnas Indonesia yang memenuhi kriterianya.

Beberapa pemain muda untuk menjadi tulang punggung Timnas Indonesia yang dipanggil oleh STY seperti Ernando Ari Sutaryadi, Marselino Ferdinan, hingga Pratama Arhan.

Selain usia, pelatih asal Korea Selatan ini juga mempertimbangkan fisik para pemain yang ia panggil untuk perkuat timnya.

Seperti halnya Stefano Lilipaly, meski ia memiliki performa yang bagus di Liga 1 namun Shin Tae-yong tidak memanggilnya bermain pada final Piala Asia 2023 lalu.

Kala itu Shin Tae-yong beralasan bahwa Lilipaly tidak jadi dipanggil kembali lantaran adanya masalah mengenai fisik dan kecocokan strategi bermain.

Bukan hanya Lilipaly, beberapa pemain ini juga sempat menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, namun kini tak pernah dipanggil lagi.

Siapa saja mereka? Simak informasinya berikut ini.

1. Fachruddin Aryanto


Shin Tae-yong bersama Fachruddin Aryanto. (ANTARA)

Sejak Shin Tae-yong menjadi pelatih Timnas Indonesia pada tahun 2019, Fachruddin Aryanto selalu jadi pilihan utama di lini belakang.

Bahkan, pemain Madura United ini sempat ditunjuk oleh Shin Tae-yong sebagai kapten Timnas Indonesia.

Berdasarkan situs Transfermarkt, Fachruddin Aryanto telah dimainkan oleh Shin Tae-yong sebanyak 23 kali di Timnas Indonesia.

Meski begitu, saat laga Piala Asia 2023, Fachruddin Aryanto tidak lagi dipanggil STY ke skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia lebih memilih pemain seperti Rizky Ridho, Elkan Baggott, Wahyu Prasetyo, hingga Justin Hubner untuk mengisi pertahanan.

Secara usia, Fachruddin Aryanto memang sudah tidak muda lagi. Kini, dia sudah berumur 34 tahun.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT