News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Dulu Pemain-pemain ini Digadang Jadi Bintang Hebat Timnas Indonesia, Tapi Hilang bak Ditelan Bumi, Ini Nasibnya Sekarang

Ada banyak pesepakbola Indonesia yang bertalenta dan namanya bersinar sejak masih usia muda hingga digadang-gadang akan jadi bintang masa depan Timnas Indonesia
Sabtu, 30 Maret 2024 - 10:28 WIB
Timnas Indonesia di Piala AFF U19
Sumber :
  • Viva

tvOnenews.com - Ada banyak pesepakbola Indonesia yang bertalenta dan namanya bersinar sejak masih usia muda hingga digadang-gadang akan menjadi bintang masa depan Timnas Indonesia.

Bahkan sejumlah nama pemain muda pernah bersinar saat mereka berhasil mencuri perhatian pecinta bola ketika membela Timnas Indonesia kelompok umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama seperti Evan Dimas, Marselino Ferdinan, Hansamu Yama, Asnawi Mangkualam, hingga Pratama Arhan menjadi pemain muda yang bersinar di Timnas kelompok umur dan bisa menjadi andalan di Timnas Indonesia senior.

Bahkan pemain-pemain seperti Asnawi, Arhan dan Marselino sukses menembus level internasional saat mereka bergabung dengan klub-klub di luar negeri.

Pratama Arhan yang saat ini bergabung dengan Suwon FC di Korea Selatan, Asnawi di Port FC Thailand dan Marselino Ferdinan yang bermain bersama K.M.S.K Deinze di Belgia.

Tapi karier pemain sepak bola Indonesia yang bersinar di usia muda tidaklah selalu berjalan mulus.

Ada beberapa pemain yang pernah membela timnas Indonesia hingga jadi andalan Timnas Indonesia, namun kini namanya sudah tak terdengar lagi.

Bahkan beberapa diantara mereka kini tidak memiliki klub hingga banting setir dan bekerja di bidang lain di luar dunia sepak bola.

Berikut ini daftar Wonderkid Timnas Indonesia yang digadang menjadi bintang namun namanya menghilang bak ditelan bumi.

1. Maldini Pali


Hansamu Yama dan Maldini Pali (Instagram/maldinipali15)

Pertama ada Maldini Pali yang namanya mencuat berkat penampilan apiknya dengan Timnas Indonesia U-19 dibawah arahan pelatih Indra Sjafri pada gelaran Piala AFF U-19 2013.

Kala itu, Maldini Pali sempat digadang menjadi salah satu pemain andalan di lini serang Timnas Indonesia di masa depan.

Pemain yang berasal dari Sulawesi Selatan itu sempat bermain di beberapa klub Liga 1, di antaranya PSM Makassar dan Sriwijaya FC pada 2017.

Namun sayang, karier sepak bola Maldini Pali tidak berjalan mulus dan sempat berstatus tanpa klub.

Dikabarkan kalau Maldini Pali saat ini memilih untuk berfokus pada kerier kepolisiannya setelah tidak aktif di dunia sepak bola.

2. Ravi Murdianto 


Mantan kiper timnas Indonesia U-19, Ravi Murdianto. (VIVAbola/Anhar Rizki Affandi)

Selanjutnya ada Ravi Murdianto yang juga berada di skuad Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2013 bersama Maldini Pali.

Setelah bersinar di Piala AFF U-19, ravi sempat beberapa kali bergabung dengan sejumlah tim di Liga Indonesia seperti PS TNI, Persikab Kabupaten Bandung dan Madura United.

Karier Ravi Murdianto pun sempat meredup, namun Persipura Jayapura klub yang berkompetisi Liga 2 2023/2024 memberi pengumuman bahwa menambah pemain baru, salah satunya adalah Ravi Murdianto.

3. Muchlis Hadi


Muchlis Hadi Ning Syaifulloh jalani kursus pelatih lisensi C. (pssi)

Menjadi salah satu pemain andalan lain dari Indra Sjafri di Piala AFF U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh digadang akan menjadi striker andalan Timnas Indonesia di masa depan.

Tampil gacor di Timnas Indonesia U-19, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh kemudian direkrut oleh PSM Makassar.

Dirinya juga sempat pindah ke Bhayangkara FC pada 2017 dan tim besar Liga 1 Persib Bandung tahun 2018 silam.

Tapi sayang, Muchlis Hadi gagal menunjukan performa terbaiknya bersama maung Bandung dan hanya bermain 5 kali dengan torehan 1 gol saja.

Terbaru, Muchlis Hadi fokus melanjutkan kariernya sebagai pelatih, dengan mengikuti kursus kepelatihan.

4. Irvin Museng

Eks Wonderkid Timnas Indonesia, Irvin Museng. Kolase tim tvOnenews

Terakhir ada nama pemain muda Indonesia bertalenta lainnya yakni Irvan Museng yang namanya berhasil mencuri perhatian saat menjadi top skor di ajang Danone Nations Cup 2005.

Wonderkid asal Makassar itu juga pernah menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam pada usia muda. 

Bahkan sekembalinya ke Indonesia Irvin Museng diketahui sempat membela Pro Duta hingga Persiba Balikpapan.

Namun sayang Irvin Museng lebih sering berkutat dengan cedera hingga dirinya memutuskan untuk gantung sepatu.

Hal itu sempat dirinya ungkap lewat akun media sosial twitter pribadinya dimana Irvin Museng menjelaskan jika cedera menjadi salah satu faktor dirinya memutuskan untuk gantung sepatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah pensiun dari dunia sepakbola Irvin Museng bertransformasi menjadi seorang pengusaha muda.

(ind/udn/akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT