News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Punya Kesempatan Membela Timnas Indonesia tapi Menolak Mentah-mentah Demi Bela Qatar, Kini Berujung jadi …

Di tengah banyaknya pemain keturunan yang kini menaruh minat pada Timnas Indonesia, ternyata ada kisah pemain yang juga menolak tawaran PSSI. Kisahnya berawal  
Minggu, 10 Maret 2024 - 11:22 WIB
Dulu Punya Kesempatan Membela Timnas Indonesia tapi Menolak Mentah-mentah Demi Bela Qatar, Kini Berujung jadi …
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Keberhasilan Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia dan mencatatkan sejarah untuk pertama kalinya melaju ke babak 16 besar telah mencuri perhatian dunia. 

Bahkan karena prospek menjanjikan Timnas Indonesia di level sepak bola internasional baru-baru ini telah membuat sejumlah pemain keturunan tertarik untuk menjadi warga negara Indonesia demi membela timnas garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat beberapa bintang top Eropa seperti Thom Haye hingga kiper Maarten Paes kini sedang menjalani proses menjadi warga negara Indonesia. 

Masih banyak pula beberapa pemain yang sudah menyatakan minatnya secara terang-terangan namun belum juga diproses oleh federasi sepak bola Indonesia.

Namun di sisi lain ternyata ada juga pemain berdarah asli Indonesia yang justru pernah menolak untuk membela timnas garuda. Salah satunya yang paling fenomenal adalah Andri Syahputra

Pemain kelahiran Lhokseumawe Aceh itu kini memiliki kewarganegaraan Qatar. Kisah ini bermula pada tahun 2017 saat Andri Syahputra mendapatkan panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19. 

Namun pada saat itu di dirinya menolak dengan dalih ingin fokus pada pendidikan. Secara mengejutkan setelah menolak panggilan, itu Andri justru memilih menjadi warga negara Qatar. 

Ia bahkan ikut bermain di laga uji coba saat timnas Qatar U-19 berhadapan dengan timnas Inggris U-19. Setelah kejadian itu karier pemuda kelahiran Lhokseumawe itu cukup bersinar. 

Ia direkrut tim raksasa Qatar bernama Al Gharafa. Selanjutnya Andri Syahputra juga beberapa kali menerima panggilan dari timnas Qatar di level usia 19 dan usia 20. 

Andri pun telah mendapat pengalaman istimewa setelah melawan banyak pemain hebat, salah satu momennya adalah saat menghadapi timnas Inggris U-18 dalam sebuah laga uji coba di tahun 2017 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama timnas Qatar U-20 Andri Syahputra juga pernah mencicipi persaingan Piala Dunia U-20 pada tahun 2019 lalu di Polandia. 

Namun sayang karier manis Andri di timnas Qatar hanya sampai di timnas kelompok usia. Setelah mencatatkan caps di timnas Qatar U-19 dan U-20 Andri tak sekalipun bermain di level U-23. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT