News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Sedang dalam Usia Emasnya, tapi 4 Pemain Muda Ini Tak Kunjung Diberi Kesempatan oleh Shin Tae-yong untuk Bela Timnas Indonesia

Pemain-pemain ini sedang dalam usia emasnya dan tampil cukup bagus di Liga 1, tapi mereka tidak kunjung dipanggil Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia.
Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:06 WIB
Pemain yang tak pernah dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memiliki kriteria cukup tinggi terkait pemilihan pemain untuk memperkuat skuad arahannya.

Shin Tae-yong menerapkan standar tinggi bagi pemain yang ingin memperkuat Timnas Indonesia seperti harus punya kualitas bagus, postur tubuh proporsional hingga kedisiplinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran jika dalam beberapa waktu terakhir, Timnas Indonesia menggunakan pemain naturalisasi untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan Shin Tae-yong itu.

Pemilihan pemain yang memiliki kualitas tinggi tersebut tampaknya cukup berhasil sejauh ini bagi prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional.

Berbekal pemain-pemain itu, Shin Tae-yong sukses membawa Timnas Indonesia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah lolos ke babak 16 besar Piala Asia.

Akan tetapi, ada beberapa pemain lokal yang saat ini sedang dalam usia emasnya namun belum kunjung mendapat panggilan ke Timnas Indonesia oleh Shin Tae-yong.

Padahal, pemain-pemain ini dinilai memiliki talenta yang cukup bagus bahkan mereka juga pernah tampil di skuad Garuda junior beberapa waktu silam.

Lantas siapa saja mereka? Berikut ini adalah 4 pemain yang sedang dalam usia emas tapi belum berkesempatan dipilih Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

1. Ricky Cawor

Ricky Cawor saat tampil bagi PON Papua (Source: Antara)

Pemain 26 tahun ini sempat mencuri perhatian ketika tampil bagi Persipura Jayapura pada 2021-2022 silam. Ia didatangkan dari tim PON Papua pada putaran kedua.

Meski hanya lebih sering tampil sebagai pemain pengganti, Ricky Cawor tampil cukup baik setelah menyumbangkan tiga gol hanya dalam setengah musim.

Kariernya kemudian meningkat usai direkrut Persija Jakarta sebelum akhirnya berlabuh di PSS Sleman pada awal musim Liga 1 2023-2024.

Berbekal kecepatan dan skill individunya, Ricky Cawor menjadi mesin gol PSS Sleman usai sukses menyarangkan bola tujuh kali ke gawang lawan di musim ini.

Namun, performa memukau Ricky Cawor di Liga 1 belum mampu membuat pelatih Shin Tae-yong tertarik untuk memanggilnya ke Timnas Indonesia.

2. Septian David Maulana

Septian David Maulana saat membela Timnas Indonesia (Source: PSSI)

Pemain yang merupakan produk dari program SAD Uruguay itu sebelumnya tak pernah absen membela Timnas Indonesia dari kelompok junior hingga senior.

Posisinya sebagai gelandang serang membuat Septian David Maulana tak tergantikan di lini tengah Timnas Indonesia sejak 2014-2022.

Bahkan, Septian David Maulana kerap memegang peran vital ketika Timnas Indonesia saat itu masih ditangani oleh Luis Milla.

Penampilannya dalam beberapa tahun terakhir bersama PSIS Semarang di Liga 1 terbilang cukup baik dan dia juga tak pernah absen sepanjang musim ini.

Meski demikian, pelatih Shin Tae-yong justru belum lagi memanggil Septian David Maulana ke Timnas Indonesia sejak terakhir kali melakukannya untuk TC pada 2021 silam.

Shin Tae-yong lebih mempercayakan posisi gelandang Timnas Indonesia kepada pemain muda semacam Ricky Kambuaya dan Marselino Ferdinan.

3. Malik Risaldi

Malik Risaldi saat tampil untuk Persela Lamongan (Source: PSSI)

Karier Malik Risaldi dalam beberapa musim terakhir terbilang meningkat setelah dia didatangkan Madura United dari Persela Lamongan.

Di musim ini saja, dia berhasil mengunci tempat utama di skuad Mauricio Souza dan langsung membayar kepercayaan itu dengan tujuh gol dan tiga assist dari 23 pertandingan.

Akan tetapi, performa ciamik winger 27 tahun itu bersama Madura United belum membuat dirinya dipilih oleh Shin Tae-yong sebagai bagian dari Timnas Indonesia.

4. Alfeandra Dewangga

Alfeandra Dewangga sempat dipercaya oleh Shin Tae-yong (Source: PSSI)

Pemain PSIS Semarang Alfeandra Dewangga sebenarnya pernah mendapat panggilan dari Shin Tae-yong baik di Timnas Indonesia kelompok umur maupun senior

Ia pernah dipanggil Shin Tae-yong untuk menjalani FIFA Matchday lawan Turkmenistan pada September 2023 lalu serta Kualifikasi Piala Asia U23.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun setelah itu, Alfeandra Dewangga tidak lagi mendapat kesempatan untuk tampil bagi Timnas Indonesia meski dia bermain bagus di Liga 1.

Padahal, dia tampil cukup konsisten di kompetisi Liga 1 musim ini termasuk ketika sukses menyumbangkan dua gol saat PSIS Semarang menang lawan Arema FC. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT