News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Belum Punya Striker Mematikan, Shin Tae-yong Ungkap Sulitnya Mencari Penyerang Tajam buat Timnas Indonesia

Setelah Piala Asia 2023, dalam waktu dekat Shin Tae-yong akan menghadapi dua agenda besar bersama dengan Timnas Indonesia senior dan juga Timnas Indonesia U-23.
Rabu, 7 Februari 2024 - 12:48 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

Shin Tae-yong ungkap Sulitnya cari penyerang untuk Timnas Indonesia

Shin Tae-yong pimpin latihan timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab ( Sumber: Antara)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak ditinggalkan penyerang tajam seperti Bambang Pamungkas dan Boaz Solossa Timnas Indonesia seperti sulit mencari penyerang yang mematikan.

Bahkan jauh sebelum gelaran Piala Asia, Shin Tae-yong pernah mengungkapkan bagaimana kesulitannya menemukan penyerang untuk Timnas Indonesia.

Hadir sebagai bintang tamu di acara podcast yang tayang di kanal Youtube Sport 77 STY mengungkapkan faktor yang membuat sulitnya menemukan striker tajam untuk skuad garuda.

"Seperti tadi yang kita bicarakan, liga harus kuat baru Timnas jadi kuat juga. Memang masalah paling besar di Liga Indonesia itu stopper dan striker yang selalu diisi oleh pemain pemain asing," ungkap Shin Tae-yong.

"Dari pembinaan usia dini juga harus menghasilkan penyerang yang baik, tetapi sampai dengan saat ini masih belum ada," sambungnya.

Timnas Indonesia Sumber : PSSI

Meski begitu, Shin Tae-yong sendiri menerapkan strategi atau formasi tanpa menggunakan striker murni di lini depan.

"Strategi yang saya inginkan itu memang tanpa penyerang utama, saya selalu ingin pemain depan atau penyerang harus lebih banyak melakukan pergerakan dan lari daripada pemain-pemain lawan," jelas Shin Tae-yong.

"Saya membuat situasi seperti itu agar pemain yang malas di lapangan tidak bisa masuk Timnas dan saya lebih memilih pemain yang mau mengorbankan dirinya meskipun kurang kemampuannya," lanjutnya.

"Jadi saya akan melihat siapa yang berjuang untuk itu dan sampai saat ini pun tidak ada penyerang yang tetap dimainkan, saya juga salah satu pelatih yang suka dengan gaya permainan tanpa striker ini," terangnya.

Meski menerapkan formasi tanpa striker murni, Shin Tae-yong berharap kalau kedepannya Liga Indonesia bisa menciptakan striker yang baik untuk Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk kedepannya adalah tugas liga untuk menciptakan striker yang baik agar timnas punya striker yang bisa membuat banyak gol," tutupnya.

(akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT