News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Kenang Kembali Saat Nantikan Nasib Timnas Indonesia di Babak 16 Besar: 17 Menit Serasa 17 Tahun

Meski sudah tersingkir usai kalah dari Timnas Australia, ternyata Shin Tae-yong masih ingat betul momen saat Timnas Indonesia lolos babak 16 besar Piala Asia.
Selasa, 30 Januari 2024 - 11:48 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023. 

Meski sudah tersingkir usai kalah dari Australia pada Minggu (28/1/2024) kemarin, ternyata Shin Tae-yong masih ingat betul momen Timnas Indonesia lolos babak 16 besar Piala Asia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejarah itu terjadi ketika Kirgistan berhasil menahan imbang 1-1 Oman, 25 Januari 2024 lalu. Shin Tae-yong menceritakan kembali kenangan ketika berhasil membawa Timnas Indonesia ke babak 16 besar. 

tvonenews

Oman lebih dulu unggul dari gol cepat Muhsen Al Ghassani di menit 8. Menit 80, Joel Kojo berhasil menyamakan kedudukan dan membuat Kirgistan memiliki hasil imbang atas Oman. 

Hasil tersebut pun memastikan Timnas Indonesia lolos sebagai tim ke-16 di Piala Asia 2023 setelah menunggu banyak pertandingan untuk menentukan nasib mereka. 

"Ada sekitar 17 menit waktu tersisa pada laga antara Oman dan Kirgistan, tapi rasanya slebih dari 17 tahun," kata Shin Tae-yong dilansir dari laman Hankook Ilbo.

Shin Tae-yong mengakui peluit akhir wasit pertandingan pun membawa kebahgaiaan baginya. 

"Segera setelah pertandingan berakhir id kamar hotel saya, saya bergembira sendiri sampai akhirnya staf pelatih dan pemain membuat gempar lorong kamar," kata Shin Tae-yong. 

Video reaksi Timnas Indonesia yang memeluk Shin Tae-yong pun viral di media sosial. Bahkan video yang diunggah akun resmi Timnas Indonesia ini pun ikut viral di Korea Selatan. 

Ini menjadi prestasi terbaik Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Shin Tae-yong. Butuh empat tahun bagi pelatih asal Korea Selatan ini untuk menapai di titik ini. 

Dia mengakui banyak hal yang harus dibenahi, termasuk kebiasaan aneh di Timnas Indonesia sebelum kedatangannya dimana pemain mendadak sakit saat dipanggil Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat saya pertama kali menangani Timnas Indonesia, saya lebih dahulu memanggil pemainnya, tapi beberapa di antara mereka tidak datang," kata Shin Tae-yong. 

"Ketika itu, timnya pasti bilang akan kirim pemainnya, tapi hilang kontak. Sampai akhirnya saya bertanya pada pemain dan dia bilang tidak datang karena sakit," kenang Shin Tae-yong. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT