News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akun Media Asing ini Sampai Diserbu Netizen +62 Setelah Sebut Irak Perfect, Jepang Lolos, sedangkan Timnas Indonesia..

Sebetulnya banyak pihak menilai bahwa kekalahan Timnas Indonesia atas Jepang termasuk kekalahan yang cukup realistis. Namun apakah pendapat itu murni benar atau
Kamis, 25 Januari 2024 - 13:37 WIB
Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Jepang dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/PSSI

tvOnenews.com - Kekalahan Timnas Indonesia atas Jepang dengan skor telak 3-1 lewat brace Ayase Ueda dan gol bunuh diri Justin Hubner tentu menjadi pukulan bagi fans Garuda, Kamis (25/1/2024).

Meski begitu, banyak pihak menilai bahwa kekalahan Timnas Indonesia atas Jepang termasuk kekalahan yang cukup realistis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengapa demikian? ya, di atas kertas, Jepang mempunyai skuat unggulan, di mana para pemainnya sudah diakui dan berkarier di sejumlah klub top Eropa.

Pemain-pemain semisal, Kaoru Mitoma (Brighton & Hove Albions), Wataru Endo (Liverpool), Takumi Minamino (AS Monaco), Takehiro Tomiyasu (Arsenal), Ayase Ueda (Feyenoord), Hidemasa Morita (Sporting Lisbon), Takefusa Kubo (Real Sociedad), dan masih banyak lagi pemain samurai biru yang bertebaran berkarier di Eropa.

Tentu ketika mendengar nama-nama di atas, Timnas Indonesia masih kalah populer, mengingat baru beberapa pemain Garuda yang dianggap punya kualitas dan bermain di luar negeri, seperti Pratama Arhan (Suwon FC), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons), dan sejumlah pemain naturalisasi seperti Justin Hubner (Wolverhampton), Sandy Walsh (KV Mechelen), dan Rafael Struick (ADO Den Haag), sisanya, mereka merupakan pemain di klub nasional. 

Namun meski begitu, penampilan Timnas Indonesia yang tampil melawan Jepang pun patut diacungi jempol.


Timnas Indonesia saat menayapa fans. (Antara Foto/Yusran Uccang)

Adapun, para pemain asuhan Shin Tae-yong yang tampil melawan Jepang rata-rata berusia muda.

Kekalahan melawan Jepang juga dianggap beberapa pengamat sepak bola justru sebagai pengalaman berharga untuk masa depan Timnas Indonesia.

Selepas kekalahan Timnas Indonesia atas Jepang dengan skor 3-1 tersebut, sejumlah netizen pun bereaksi di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu reaksi mereka terpantau dari akun media sosial luar negeri yakni @433, mereka turut memposting kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia.

Pada kepsyen yang ditulis, akun 433 menyebut bahwa langkah Irak di babak penyisihan grup D sangat sempurna dan kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia membuat Garuda harus ekstra kerja keras demi merebutkan tiket terakhir untuk lolos ke babak 16 besar.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT