News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Timnas Indonesia Sudah Lupa Budaya Sujud Syukur dan Cium Tangan Wasit? Coach Indra Sjafri Angkat Bicara soal Selebrasi Joget TikTok

Cium tangan kepada wasit sebelum berlaga dan sujud syukur kala mencetak gol yang dilakukan skuad Timnas Indonesia kelompok umur era Indra Sjafri merupakan wujud
Senin, 11 Desember 2023 - 07:23 WIB
Kolase foto Indra Sjafri dan pemain Timnas Indonesia cium tangan - sujud syukur
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube - Danone Nations Cup - PSSI

tvOnenews.com - Cium tangan kepada wasit sebelum berlaga dan sujud syukur kala mencetak gol merupakan wujud reformasi sepak bola berbasis budaya yang berhasil diterapkan Indra Sjafri di skuad Timnas Indonesia kelompok umur asuhannya.

Dengan budaya tersebut Indonesia sempat mencuri perhatian dunia. Pelatih asal Sumatera Barat itu kemudian menceritakan bagaimana awal mula cium tangan wasit dan selebrasi sujud syukur tercetus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat awal-awal ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia usia muda, Coach Indra Sjafri awalnya hanya menerima daftar pemain yang kebanyakan berasal dari wilayah DKI Jakarta saja. 

Tak puas dengan komposisi materi pemain tersebut, Indra Sjafri melakukan blusukan sampai ke daerah-daerah mencari pemain muda berkualitas, yang mewakili hampir setiap wilayah Indonesia mulai dari Papua hingga Sumatera. 

Singkat cerita, ditemukanlah tim Evan Dimas dan kawan-kawan yang akhirnya berhasil meraih gelar juara di Piala AFF U-19 setelah penantian 22 tahun.

“Tim itu juga yang kayak mempersatukan, memunculkan semangat baru di tahun 2013. Dulu orang nggak memperhitungkan timnas kelompok umur. Orang nggak minat jadi pelatih tim kelompok umur,” kata Indra Sjafri dalam tayangan Youtube Helmy Yahya Bicara, dikutip Senin (11/12/2023).

“Saya berpikir sepak bola itu kan bukan hanya bicara kalah dan menang. Ada nilai-nilai lain yang harus kita sampaikan di antaranya persatuan, respect, kebersamaan, dan lain-lain,” imbuhnya.

Maka dari itu Indra Sjafri mengajarkan mencium tangan kepada wasit sebelum pertandingan sebagai bentuk hormat. Kemudian melakukan selebrasi syukur sesuai dengan agamanya masing-masing. 

“Muslim sujud syukur, hindu dengan cara dia, kristen pun demikian. Itu menunjukkan kultur kita,” ujar pelatih yang kini ditunjuk direktur teknik PSSI itu.

“Kan nyaman banget melihatnya itu. Adem. Ada yang lebih dari sepak bola. Jangan kita sibuk membangun industrinya tapi lupa sama kultur lokalnya,” imbuhnya.

Soal selebrasi joget TikTok pemain Timnas Indonesia U-17, menurut Indra Sjafri...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebiasaan mencium tangan wasit dan sujud syukur itu pun viral dan mendunia. Sejumlah wasit internasional mengaku takjub, sementara beberapa klub lain juga meniru.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT