News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pemain Timnas Indonesia Ini Punya Akhir Karier Tragis, Jadi Begal hingga Pecandu Narkoba

Memiliki karier luar biasa tidak menjamin beberapa pemain eks Timnas Indonesia ini bisa hidup dengan tenang dan mencukupi setelah pensiun.
Senin, 6 November 2023 - 13:24 WIB
Eks Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • VIVA - Instagram Alexander Pulalo

tvOnenews.com - Memiliki karier luar biasa tidak menjamin beberapa pemain eks Timnas Indonesia ini bisa hidup dengan tenang dan mencukupi setelah pensiun.

Tak sedikit, para pemain yang pernah berseragam Merah Putih ini harus merasakan pedih dan menderitanya kehidupan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski berstatus mantan Timnas Indonesia, para pemain ini bisa dikatakan hidup dengan kondisi kurang layak.

Lantas, siapa saja mereka?

tvonenews

1. Dedek Hendri

Dedek Hendri merupakan mantan pemain Timnas Indonesia U-18 pada tahun 2008. Dia pun sempat digadang-gadang sebagai kiper masa depan Indonesia.

Namun, nasib berkata lain karena Dedek Hendri harus mendekam di penjara akibat tindakan kriminal yang dilakukan.

Pada tahun 2016, dia sempat ditahan di Mapolresta Pekanbaru karena melakukan aksi begal dan menjadi pecandu Narkoba.

Tindakan kriminal tersebut dilakukan karena Dedek Hendri membutuhkan uang untuk membeli sabu karena tak punya pemasukan akibat gantung sepatu.

2. Alexander Pulalo

Alexander Pulalo merupakan pemain berposisi bek sayap yang namanya mulai dikenal saat membela Arema Malang di awal 2000-an.

Kecepatannya dalam menyisir sayap membuat Pulalo menjadi langganan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun.

Namun, nasibnya seusai pensiun ternyata tidak terlalu baik. Dia masih harus bekerja serabutan untuk sekadar hidup.

Pemain yang pernah berkarier di Persib Bandung ini diketahui sempat menjadi sopir untuk sebuah perusahaan broadcasting.

3. Fachri Firmansyah

Mimpi Fachri Firmansyah untuk bermain di level tertinggi sepak bola Indonesia harus kandas pada tahun 2014.

Fachri ketika itu lolos seleksi Timnas Indonesia U-21 yang dipersiapkan untuk tampil dalam ajang Cotif di Spanyol.

Sayangnya, dia harus menderita cedera yang paling ditakuti oleh seluruh pemain sepak bola, Anterior Cruciate Ligament (ACL).

Cedera ini membuat karier Fachri hancur lebur karena tak memiliki biaya untuk pengobatan untuk penyembuhan.

Dia pun sempat menjadi kuli panggul hingga satpam untuk hidup sehari-hari.

Ketua Umum PSSI pada 2017, Edy Rahmayadi, sempat menawarkan Fachri bergabung di Tentara Nasional Indonesia (TNI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya, Fachri resmi menjadi bagian dari TNI setelah menjalani serangkain tes.

(fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT