News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Lama Tiba di Italia, Jay Idzes Sudah Kena Kritik Media Lokal: Kok Blunder Terus

Padahal Jay Idzes belum lama tiba di Italia usai menyelesaikan agenda FIFA Series 2026, tapi kapten Timnas Indonesia itu sudah dikritik media lokal. Begini katanya.
Minggu, 5 April 2026 - 11:56 WIB
Gara-gara Nila Setitik, Jay Idzes Merasa Bersalah! Sassuolo Dipukul Lazio di Menit 90+2
Sumber :
  • Sassuolo

tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menjadi sorotan usai tampil dalam laga pekan ke-31 Serie A musim 2025/2026.

Dalam pertandingan antara US Sassuolo melawan Cagliari Calcio di Stadion Mapei, Sabtu (4/4/2026), tim tuan rumah sukses meraih kemenangan 2-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sassuolo sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Sebastiano Esposito pada menit ke-30. 

Namun, kebangkitan di babak kedua memastikan tiga poin bagi tuan rumah lewat gol Ulisses Garcia (50’) dan Andrea Pinamonti (78’).

Hasil ini membawa Sassuolo menembus papan tengah klasemen dengan 42 poin dari 31 laga.

Di tengah kemenangan tersebut, penampilan Jay Idzes sebenarnya tergolong stabil.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Sumber :
  • instagram.com/sassuolocalcio/

Bek berusia 25 tahun itu kembali dipercaya bermain penuh selama 90 menit dan berduet dengan Filippo Romagna di jantung pertahanan.

Berdasarkan data dari FotMob, Idzes mencatatkan 64 sentuhan bola dengan akurasi umpan mencapai 95 persen (54 sukses dari 57 percobaan).

Ia juga menyumbang dua tekel, empat sapuan, serta memenangkan dua dari tiga duel yang dijalaninya.

Performa tersebut membuatnya memperoleh rating 6,8, angka yang cukup mencerminkan kontribusi solid di lini belakang.

Namun, penilaian berbeda datang dari media lokal Italia, Sassuolo News.

Mereka memberikan rating 5 kepada Idzes, salah satu yang terendah di tim, dengan sorotan utama pada insiden penalti yang berujung gol bagi Cagliari.

Dalam situasi tersebut, Idzes dianggap melakukan pelanggaran handball saat berduel dengan Esposito di dalam kotak penalti. 

Bola mengenai tangannya ketika ia kehilangan keseimbangan dalam duel fisik, yang kemudian berujung keputusan wasit memberikan hadiah penalti.

Kritik yang dilontarkan pun cukup tajam.

"Handball, permainan kasar. Saya tidak tahu apakah ada ungkapan serupa dalam bahasa Indonesia."

"Tetapi mereka harus menjelaskannya kepada Idzes karena ini adalah penalti kedua yang diberikan kepadanya karena pelanggaran lengan, setelah yang terjadi saat melawan Juve dan sekarang melawan Cagliari."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bingung, dia masih mencari Palestra setelah umpan tumit itu untuk meluncurkan dirinya," tulis Sassuolo News.

Sorotan tersebut bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Idzes juga sempat melakukan pelanggaran serupa saat menghadapi Juventus, tepatnya ketika berduel dengan Dušan Vlahović, yang juga berujung penalti.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT