Inter Milan Kokoh di Puncak Serie A, Chivu Ingatkan Bahaya Tersembunyi Jelang Duel Penentuan
- ANTARA FOTO/NurPhoto via Reuters/Mairo Cinquetti/nym.
tvOnenews.com - Inter Milan kembali menunjukkan konsistensi mereka dalam perburuan gelar Liga Italia musim ini. Kemenangan penting atas Parma membuat Nerazzurri sukses mempertahankan posisi teratas klasemen Serie A sekaligus memperlebar jarak dengan para pesaing terdekat.
Hasil ini menegaskan status Inter sebagai kandidat kuat juara, terutama setelah rival utamanya, Napoli, gagal meraih poin penuh di pekan yang sama.
Dengan tambahan tiga poin, Inter kini nyaman di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 42 poin dari 18 pertandingan. Mereka unggul empat angka dari Napoli dan AC Milan yang sama-sama mengoleksi 38 poin.
Situasi klasemen ini menjadi modal berharga jelang laga besar akhir pekan nanti, ketika Inter dijadwalkan menghadapi Napoli dalam duel yang berpotensi menentukan arah perebutan Scudetto.
Inter Manfaatkan Tersendatnya Napoli
Pekan ke-19 Serie A menjadi momen krusial dalam persaingan papan atas. Saat Inter menjalani laga tandang ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini, Napoli justru menghadapi ujian berat ketika menjamu Hellas Verona di Stadion Diego Armando Maradona.
Secara mengejutkan, Napoli tertinggal lebih dulu lewat gol tumit Martin Frese pada menit ke-16, sebelum Gift Orban menggandakan keunggulan Verona melalui titik penalti.
Napoli memang mampu bangkit di babak kedua. Sundulan Scott McTominay memperkecil ketertinggalan, lalu Giovanni Di Lorenzo menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan lewat gol penyeimbang pada menit ke-82.
Namun, hasil imbang 2-2 tetap terasa pahit karena membuat I Partenopei kehilangan dua poin penting dalam persaingan klasemen.
Situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Inter Milan. Ketika pesaing langsungnya terpeleset, Nerazzurri justru tampil efektif untuk mengamankan kemenangan, sehingga jarak di klasemen Serie A kini melebar menjadi empat poin.
Ujian Berat Inter di Markas Parma
Meski menang 2-0, laga melawan Parma sama sekali tidak mudah bagi Inter. Cuaca buruk dan kondisi lapangan yang kurang ideal membuat permainan berjalan alot.
Parma memilih bertahan rendah dan menutup ruang, memaksa Inter harus bersabar membangun serangan.
Inter sejatinya tampil dominan sejak awal. Yann Bisseck sempat membentur mistar gawang, sementara peluang Lautaro Martinez dan Francesco Pio Esposito digagalkan lini belakang serta kiper Parma.
Dari 15 tembakan di babak pertama, gol baru tercipta pada menit ke-42 lewat sepakan Federico Dimarco dari sudut sempit. Gol tersebut sempat ditinjau VAR sebelum akhirnya disahkan wasit.
Di babak kedua, dominasi Inter semakin jelas. Statistik mencatat Inter melepaskan total 21 tembakan, dengan sembilan mengarah ke gawang, sedangkan Parma hanya mampu membuat tiga percobaan sepanjang laga.
Marcus Thuram sempat terlibat dalam gol yang dianulir karena handball, namun ia menebusnya dengan mencetak gol kedua usai menerima umpan jauh dari Nicolo Barella. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.
Peringatan Chivu Meski Unggul di Klasemen
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengingatkan timnya agar tidak terlena dengan keunggulan di klasemen. Meski puas dengan sikap dan kedewasaan para pemain, Chivu menegaskan bahwa Serie A selalu penuh jebakan, terlebih saat menghadapi tim yang bermain bertahan total.
“Tidak pernah mudah bermain di Serie A, Anda harus selalu membuktikan diri di setiap pertandingan,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia. Ia juga menyoroti faktor cuaca yang membuat laga berjalan rumit, namun memuji respons timnya dalam menyesuaikan strategi.
“Kondisi cuaca membuat malam ini sangat rumit, tetapi kami bermain dengan kedewasaan mencoba membongkar blok rendah mereka, melepaskan lebih banyak umpan silang daripada laga terakhir,” lanjut mantan bek Inter tersebut, seperti dikutip dari Sky Sport Italia.
Kemenangan di Ennio Tardini bukan hanya menjaga Inter di puncak klasemen Serie A, tetapi juga memberi suntikan kepercayaan diri jelang duel melawan Napoli di Giuseppe Meazza. Dengan selisih empat poin yang kini memisahkan, laga tersebut berpotensi menjadi titik balik penting dalam perebutan gelar musim ini. (udn)
Load more