News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Kapok Serang Maarten Paes, Rafael van der Vaart Lagi-Lagi Kritik sang Kiper Timnas Indonesia usai Ajax Kalah

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali menjadi perbincangan di Liga Belanda. Hal ini terjadi setelah Ajax Amsterdam menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari FC Twente.
Selasa, 7 April 2026 - 07:34 WIB
Pemain Ajax, Maarten Paes
Sumber :
  • Ajax

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali menjadi perbincangan di Liga Belanda. Hal ini terjadi setelah Ajax Amsterdam menderita kekalahan dengan skor 1-2 dari FC Twente.

Ajax menderita kekalahan pertamanya sejak ditangani oleh Oscar Garcia, yang datang menggantikan Fred Grim di awal bulan Maret lalu. Kini mereka ada di peringkat kelima klasemen sementara Liga Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

De Amsterdammers terancam tak bisa lolos ke Liga Champions atau Liga Europa pada musim depan. Jika finis kelima, mereka hanya akan mengikuti playoff ke Liga Konferensi Eropa.

Maarten Paes telah menjadi sorotan sejak pemecatan Fred Grim. Pernyataannya setelah kekalahan 1-3 dari FC Groningen sempat dikritisi oleh legenda Ajax, Rafael van der Vaart.

Rafael van der Vaart saat membela Ajax Amsterdam
Rafael van der Vaart saat membela Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

Paes mengkritik Ajax karena dinilai tidak bisa mengorbankan diri. Namun, menurut Van der Vaart, Paes perlu berkaca bahwa dirinya masih anak baru.

“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update pada Maret lalu.

“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.

Paes telah sering dikritik oleh para pengamat Liga Belanda karena ketidakmampuannya untuk membangun serangan. Kini di bawah Garcia, dia selalu memainkan bola kepada bek Josip Sutalo dan itu disoroti oleh mantan pemain Ajax, Wim Kieft, yang kini menjadi pandit Liga Belanda.

“Yang saya tidak mengerti adalah mengapa mereka terus membangun serangan dengan Josip Sutalo. Kiper [Paes] terus mengoper bola kepadanya. Saya benar-benar tidak mengerti apa pun tentang itu,” kata Kieft, dilansir dari media Belanda, Sportnieuws.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes  Selamat  dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Sumber :
  • instagram Maartenpaes

Rafael van der Vaart juga menyatakan hal yang sama. “Tentu saja, itu bisa menjadi lebih baik,” katanya tentang operan Paes, dilansir Sportnieuws.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT