News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Pemain Timnas Indonesia Kompak Dikritik Media Italia usai FIFA Series 2026, Emil Audero dan Jay Idzes Senasib

Sebanyak dua pemain Timnas Indonesia kompak menjadi sasaran kritikan media Italia setelah FIFA Series 2026. Jay Idzes dan Emil Audero sama-sama menerima kritikan.
Senin, 6 April 2026 - 13:09 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero di Cremonese
Sumber :
  • Cremonese Official

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak dua pemain Timnas Indonesia kompak menjadi sasaran kritikan media Italia setelah FIFA Series 2026. Jay Idzes dan Emil Audero sama-sama menerima kritikan.

Para penggawa Garuda telah kembali ke klubnya masing-masing setelah jeda internasional Maret 2026. Demikian pula dengan mereka yang bermain di Liga Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Sabtu (4/4/2026) lalu, Idzes telah kembali bermain untuk Sassuolo. Mereka berhasil menang dengan skor 2-1 atas Cagliari.

Namun demikian, sang kapten Timnas Indonesia bersalah untuk membuat Sassuolo tertinggal lebih dulu. Dia melakukan handball yang berujung kepada gol pembuka Cagliari melalui penalti, yang dieksekusi dengan baik oleh Sebastiano Esposito.

Untungnya, Neroverdi berhasil bangkit di paruh kedua. Ulisses Garcia dan Andrea Pinamonti menyelesaikan peluang untuk membalikkan ketertinggalan menjadi keunggulan 2-1.

Sassuolo sukses meraih tiga poin penuh. Namun, Jay Idzes menjadi sorotan media Italia, Il resto del Carlino karena melakukan handball dalam laga ini.

“Sang 'tukang serbabisa', yang tertangkap oleh keputusan VAR di menit-menit akhir, mengirim Esposito ke titik penalti dan 'memecah' pertandingan. Bek tengah asal Indonesia itu bermain sebelum dan sesudah kejadian tersebut dengan ketepatan waktu yang dibutuhkan dalam pertandingan,” demikian ulasan media Italia tersebut.

Ini merupakan handball untuk dua laga beruntun. Sebelumnya, Idzes cukup beruntung saat melawan Juventus karena Sassuolo terhindar dari kekalahan.

Eksekusi Manuel Locatelli gagal berujung gol. Duel terakhir sebelum jeda internasional Maret tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Sementara itu, Emil Audero juga menerima kritikan dari media Italia. Dia gagal membantu Cremonese untuk meraih poin melawan Bologna usai takluk dengan skor 1-2.

Dua gol cepat melalui Joao Mario dan Jonathan Rowe mendefinisikan hasil akhir pertandingan tersebut. Meskipun Cremonese sempat berupaya mengejar melalui Federico Bonazzoli, Audero tetap menerima kritikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang kiper Timnas Indonesia sejatinya membuat lima kali penyelamatan. Namun, dinilai kurang sigap dalam menghalau dua tembakan dari Mario dan Rowe.

“Lima belas menit pertama sangat krusial bagi Cremonese, dengan Emil Audero tampil kurang sempurna di kedua kesempatan. Pertama, ia lambat bereaksi terhadap tembakan rebound Joao Mario, kemudian ia terlalu mudah kebobolan oleh tembakan kaki kiri Rowe,” ulas media Italia, La Provincia Cremona.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT