News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Pemain Timnas Indonesia Abroad: Banyak Pilar Garuda Hilang, Jay Idzes Banjir Kritik di Liga Italia meski Sassuolo Menang

Penampilan pemain Timnas Indonesia di Eropa jadi sorotan. Dari Liga Italia hingga Liga Belanda, ada yang menuai kritik keras, ada pula yang justru menghilang.
Minggu, 5 April 2026 - 09:01 WIB
Pemain Ajax, Maarten Paes
Sumber :
  • Ajax

Jakarta, tvOnenews.com - Penampilan pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali menjadi sorotan. Dari Liga Italia hingga Liga Belanda, ada yang menuai kritik keras, ada pula yang justru menghilang dari skuad klub masing-masing.

Jay Idzes menjadi nama yang paling banyak dibicarakan usai pertandingan Sassuolo kontra Cagliari di Liga Italia. Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu mendapat sorotan tajam dari media setempat meski timnya menang 2-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga pekan ke-31 Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium berjalan penuh drama bagi Sassuolo. Tim asuhan Fabio Grosso itu sukses mengamankan tiga poin setelah bangkit dan membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri.

Kemenangan tersebut sebenarnya terasa spesial karena diraih lewat comeback yang tidak mudah. Namun, perhatian publik justru lebih banyak tertuju kepada Jay Idzes yang baru kembali usai membela Timnas Indonesia.

Idzes menjadi penyebab awal petaka bagi Sassuolo pada babak pertama. Ia melakukan handball di dalam kotak penalti saat pertandingan berjalan sekitar setengah jam.

Wasit langsung menunjuk titik putih tanpa ragu setelah melihat pelanggaran tersebut. Sebastiano Esposito yang maju sebagai algojo pun sukses menuntaskan tugasnya dan membawa Cagliari unggul lebih dulu.

Kesalahan itu makin disorot karena bukan yang pertama bagi Idzes dalam waktu berdekatan. Pada laga sebelumnya melawan Juventus, ia juga melakukan blunder serupa yang berujung merugikan tim.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Sumber :
  • instagram.com/sassuolocalcio/

Beruntung bagi Sassuolo, mereka mampu bangkit pada babak kedua. Gol dari Ulisses Garcia dan Andrea Pinamonti memastikan tuan rumah membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Meski Sassuolo menang, penampilan Idzes tetap tidak lepas dari kritik media Italia. Tutto Sassuolo bahkan memberi nilai lima untuk performa sang bek sepanjang pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai itu diberikan karena Idzes dinilai mengulangi kesalahan yang sama dan belum menunjukkan perbaikan. Media tersebut juga menyoroti kecerobohannya yang kembali muncul di area pertahanan sendiri.

“Mereka harus menjelaskan kepada Idzes bahwa ini adalah penalti kedua yang diberikan karena handball setelah sebelumnya terjadi melawan Juve,” tulis Tutto Sassuolo. Kalimat itu menjadi sindiran tajam terhadap blunder yang kembali dilakukan sang pemain.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT