Permalukan Jay Idzes, Jonathan David Bahagia Bukan Main Bawa Juventus Kalahkan Sassuolo
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - Striker Juventus, Jonathan David, mengungkap rasa bahagianya usai mencetak gol ke gawang Sassuolo. Dia sukses memanfaatkan kesalahan Jay Idzes dalam momen tersebut.
I Bianconeri melawat ke Mapei Stadium pada Rabu (7/1/2026) dini hari WIB dengan tekad untuk kembali ke jalur kemenangan. Sebab, mereka tertahan 1-1 kontra Lecce pada akhir pekan kemarin.
Jonathan David menjadi sorotan setelah kegagalannya mengeksekusi penalti dalam laga itu. Padahal, Juventus bisa berbalik unggul 2-1 jika saja dia berhasil menyelesaikan tugasnya.
Striker asal Kanada itu juga tidak mampu memanfaatkan banyak peluang lainnya dalam laga itu. Namun, laga melawan Sassuolo menjadi momen penebusan dosa untuknya.
David tetap dipercaya sebagai starter oleh pelatih Luciano Spalletti, terlepas dari kegagalannya di akhir pekan. Juve mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0 setelah Tarik Muharemovic salah mengantisipasi umpan Pierre Kalulu dan mencetak gol bunuh diri.
Di paruh kedua menjadi milik David. Eks striker Lille itu memberikan assist untuk gol Fabio Miretti pada menit ke-62.
Hanya semenit kemudian, giliran David sendiri yang mencetak gol. Kali ini, dia mendapatkan “bantuan” dari Jay Idzes.
Ditekan oleh David, sang kapten Timnas Indonesia berupaya untuk mengoper bola ke kiper Arijanet Muric. Namun, umpannya terlalu lemah dan dengan mudah dicolong David.
Bergerak ke kotak penalti, sang striker asal Kanada berhasil menyelesaikan peluang meski dihalau beberapa bek Sassuolo. Skor 3-0 mengakhiri duel ini.
Setelah laga, David mendapatkan pujian bahwa Iceman – julukannya – telah kembali. Namun, yang terpenting baginya adalah keberhasilan tim meraih kemenangan.
“Iceman kembali? Saya mencetak gol yang bagus, saya bahagia. Hal yang terpenting adalah kami berhasill kembali ke jalur kemenangan,” kata David kepada DAZN seusai laga.
Seluruh tim merayakan gol David. Bahkan, Luciano Spalletti ikut menghampirinya di pinggir lapangan untuk berselebrasi.
“Saya benar-benar menghargainya; itu menyenangkan untuk memiliki kasih sayang dari grup,” tambahnya.
David mengakui bahwa beberapa hari terakhir tidaklah mudah. Namun, itu tidak akan menciutkan nyalinya untuk mengambil penalti lagi di masa depan.
“Hal yang paling membuat saya kecewa dari gagalnya penalti adalah tidak menang dan kehilangan dua poin, bukan yang dikatakan oleh orang,” katanya.
“Ambil penalti lagi? Saya selalu mencoba mengubah cara saya mengeksekusinya. Saya ingin mencetak gol karena saya ingin menang bersama Juventus,” sambungnya.
Berkat kemenangan ini, Juventus berada di peringkat keempat klasemen sementara kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Berikutnya, mereka akan menghadapi Cremonese di Allianz Stadium. (rda)
Load more