News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yang Lain Abroad ke Eropa, Pemain Timnas Indonesia Ini Ungkap Alasan Sebenarnya Lebih Pilih Liga Malaysia: Singgung Kualitas Klub-Klub Negeri Jiran 

Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, mengungkapkan alasan sebenarnya memilih berkarier di Liga Malaysia. 
Sabtu, 19 Juli 2025 - 21:47 WIB
Ramadhan Sananta dan Rizky Ridho
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, mengungkapkan alasan sebenarnya memilih berkarier di Liga Malaysia

Untuk pertama kalinya, striker 23 tahun itu memilih abroad alias berkarier di luar negeri, namun bukan Eropa seperti yang dilakukan pemain diaspora lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja seperti Marselino Ferdinan, Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk hingga Ole Romeny merupakan pemain Timnas Indonesia yang abroad di Eropa.

Namun, Ramadhan Sananta akan memperkuat lini serang tim Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) FC untuk mengarungi Liga Super Malaysia 2025-2026.

Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, bergabung dengan klub Liga Malaysia, DPMM FC.
Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, bergabung dengan klub Liga Malaysia, DPMM FC.
Sumber :
  • DPMM FC

 

Nantinya, eks pemain Persis Solo itu akan menjadi rekan setim mantan pemain nasional, Syafiq Ahmad, yang juga merupakan pendatang baru di kompetisi liga ini. 

Ramadhan Sananta sendiri telah mencatatkan 90 penampilan sepanjang karier sepak bolanya dan mencetak 27 gol serta lima assist.

Bahkan, dia sudah mengoleksi 13 caps bersama skuad senior Timnas Indonesia dan mencetak lima gol, termasuk satu gol di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat mengalahkan Vietnam 3-0. 

Baru-baru ini, Ramadhan Sananta mengungkapkan alasan sebenarnya meninggalkan Persis Solo dan lebih memilih berkarier di Liga Malaysia.

Dia mengaku bahwa motivasi untuk memperkuat klub Malaysia karena persaingan di sana sangat kompetitif. Terlebih, klub-klub Malaysia dianggap berkualitas.

Striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta
Striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

"Motivasi saya datang ke sini karena saya tahu persaingan antar klub di Liga Malaysia sangat ketat," kata Ramadhan Sananta, dikutip dari Stadium Astro.

"Mereka punya kualitas dan teknik bermain bagus, ditambah lagi saya masih muda dan perlu punya kepercayaan diri untuk meninggalkan negara asal saya (Indonesia) dan mencoba peruntungan di Liga Malaysia," imbuhnya.

Selain itu, Ramadhan Sananta juga ingin merasakan pengalaman baru dan membantu DPMM FC meraih prestasi terbaik di Liga Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin mencoba sesuatu yang baru di sini dan sebagai penyerang, saya ingin membantu klub ini (DPMM FC) lebih baik," jelasnya.

Penyerang berusia 23 tahun itu pun mengaku senang dengan banyaknya pemain bintang di Liga Malaysia yang diminatinya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT