News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walaupun Sukses Kalahkan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Coach Justin Justru Samakan Kualitas Jepang dengan Tim Medioker Eropa Ini

Coach Justin mengungkapkan bahwa kualitas Jepang saat mengalahkan Timnas Indonesia di fase grup Piala Asia 2023 tidak sebagus yang dibayangkan oleh orang-orang.
Sabtu, 27 Januari 2024 - 08:00 WIB
Coach Justin
Sumber :
  • Youtube & PSSI

tvOnenews.com - Pandit senior Justinus Lhaksana atau yang akrab di sapa dengan Coach Justin menilai bahwa kemampuan Jepang di Piala Asia 2023 tidak terlalu baik.

Menurutnya, Jepang yang sukses kalahkan Timnas Indonesia di grup D Piala Asia 2023 memiliki kualitas yang sama dengan tim medioker Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Performa Jepang secara keseluruhan dirasa kurang meyakinkan di pertandingan grup D Piala Asia 2023 walaupun sukses menang dua kali atas Vietnam dan Indonesia.

Skuad Hajime Moriyasu yang diunggulkan bahkan kalah secara mengejutkan dari sesama kontestan grup D yakni Irak dengan skor 1-2.

Hasil tersebut sebenarnya cukup untuk membawa tim Samurai Biru untuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 menghadapi Bahrain.

Namun, penampilan Jepang di laga terakhir grup D Piala Asia 2023 saat melawan Timnas Indonesia mendapat perhatian dari publik.

Sebagaimana diketahui, Jepang telah memenangi pertarungan atas Timnas Indonesia dengan skor 3-1 di pertandingan penutup grup D Piala Asia 2023.

Meski demikian, dalam laga itu Jepang justru hanya mampu mencetak satu gol lewat situasi open play ketika menghadapi Timnas Indonesia, sementara dua lainnya berasal dari kesalahan pemain skuad Garuda.

Gol pertama Jepang tercipta usai Jordi Amat menjatuhkan Ayase Ueda hingga membuahkan penalti, sementara gol kedua berasal dari sepakan bunuh diri Justin Hubner.

Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 (Source: PSSI)

Hal itulah yang kemudian mendapat sorotan dari pengamat sepak bola senior Indonesia yaitu Justinus Lhaksana atau Coach Justin.

Melalui kanal YouTube-nya, Coach Justin mengatakan bahwa permainan Jepang ketika mengalahkan Timnas Indonesia tidak terlalu bagus.

“Jepang kayak gini gue nggak heran, jebol lawan Indonesia 1, lawan Vietnam 2, lawan Irak 2 nggak ada bagus-bagusnya, biasa banget Jepang ini benar-benar biasa banget,” kata Coach Justin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Coach Justin bahkan dengan tegas mengatakan bahwa level Jepang setara dengan negara medioker dari Eropa yakni Albania.

“Level Jepang bukan sejauh itu. Level Jepang ini kalau di Eropa mungkin (seperti) Albania nggak lebih dari itu, bener enggak ada bagus-bagusnya,” katanya dikutip dari kanal YouTube Justinus Lhaksana.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT