News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Iri, Tim Degradasi Liga Inggris Bisa Raup 120 Miliar

Liga Inggris musim 2021-2022 akan segera berakhir. Persaingan tidak terjadi hanya di peringkat atas tapi juga klub-klub urutan terbawah. Bahkan tim-tim yang sudah pasti turun ke divisi bawah pun tetap bersaing, bukan lagi menghindari degradasi, melainkan mengejar hadiah sangat besar.
Sabtu, 21 Mei 2022 - 17:24 WIB
Watford dan Norwich City masih bersaing kejar bonus lebih besar.
Sumber :
  • instagram @norwichcityfc

London, Inggris – Liga Inggris musim 2021-2022 akan segera berakhir. Persaingan tidak terjadi hanya di peringkat atas tapi juga klub-klub urutan terbawah. Bahkan tim-tim yang sudah pasti turun ke divisi bawah pun tetap bersaing, bukan lagi menghindari degradasi, melainkan mengejar hadiah sangat besar.

Sejak bergulir pada musim 1992-1993, Premier League menjelma sebagai kejuaraan sepakbola paling prestisius dan mewah. Pengelolaan yang rapi dan profesional telah mengangkat divisi teratas Liga Inggris menjadi kompetisi bergengsi dengan aliran dana yang menguntungkan pemain dan klub peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub-klub Premier League tidak mengejar hanya kebanggaan menjadi juara atau keberhasilan lolos ke kompetisi Eropa. Keuntungan finansial pun tidak datang melalui penjualan tiket di stadion semata, tapi juga dari hadiah, yang besarannya tergantung pada posisi akhir klub pada ujung kompetisi.

 

Persaingan Tetap Panas

Musim 2021-2022, dua klub yang tergolek di dasar tabel nilai Premier League, Norwich City dan Watford sudah pasti terdegradasi ke divisi bawah, Championship. Namun masih ada satu jebakan lagi untuk klub lain yang akan turun bersama pada akhir kompetisi yang akan terjadi pada Ahad (22/05/2022) malam.

Everton sudah selamat dari ancaman maut berkat kemenangan dramatis 3-2 atas Crystal Palace pada pekan 37. Tinggal dua klub, Burnley dan Leeds United, yang memiliki nilai sama, 35 poin, tidak akan berhenti bersaing sampai pertandingan terakhir agar terbebas dari perangkat relegasi ke kasta rendah.

Pada kesempatan terakhir, Burnley, yang unggul selisih gol, akan mendapat dukungan lebih banyak fans karena bertindak selaku tuan rumah bagi Newcastle United, klub peringkat ke-12 dengan 46 poin. Tugas Leeds lebih sulit karena harus mendatangi Brentford, yang juga memiliki nilai 46 di urutan ke-11.

Newcastle United dan Brentford sebenarnya tidak lagi punya kepentingan untuk menghindari degradasi atau target lolos ke kompetisi Eropa karena dua klub berada tepat di tengah tabel peringkat Premier League. Tapi bila menang, peluang untuk naik peringkat pun bisa menghadirkan keuntungan ekonomis.

Dengan peringkat dan nilai yang sama persis, Newcastle dan Brentford tetap bersaing untuk meraup hadiah uang yang tergantung pada posisi terakhir di ujung kompetisi. Hal sama berlaku pada dua tim yang sudah terdegradasi, Watford dan Norwich, yang berselisih hanya satu peringkat dan 1 poin.

 

Hadiah Lebih dari 100 Miliar

Tantangan terakhir bagi Norwich ialah menundukkan klub dari London, Tottenham Hotspur. Watford pun harus merebut kemenangan kejutan di ibukota Inggris saat mendatangi rumah Chelsea, tim yang juga masih mewaspadai ancaman Spurs yang mungkin ingin merampas posisi, naik ke peringkat ketiga.

Tapi kalau pun kalah pada pekan terakhir, Watford dan Norwich tetap pantas menyandang status “rich” bila membandingkan hadiah ‘kompensasi’ bagi tim degradasi di Premier League dengan penghasilan klub-klub di negara lain. Sebab bila terpaku di dasar nilai, tim peringkat terbawah masih akan makmur.

Berapa pendapatan tiga tim terdegradasi dari Premier League? Posisi terendah akan mendapat 2,2 juta pounds atau setara 40.312.083.922 dalam rupiah! Menurut The Athletic, media yang fokus pada aspek ekonomi olahraga, jumlah bonus akan berlipat dua bagi tim di posisi kedua terbawah, yakni 4,4 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila Watford dan Norwich masih bersaing menyambar uang senilai 80 miliar dalam rupiah, berapa angka yang akan masuk rekening tim posisi ketiga terendah atau urutan ke-18 Premier League? Nilainya sama dengan jumlah perolehan dua klub terbawah, yakni 2,2 + 4,4 = 6,6 juta pounds atau 120 miliar rupiah!

Wajar bila tak akan ada pertandingan mudah di Premier League Inggris bahkan bila kompetisi sudah menetapkan takdir terburuk bagi gengsi tiga klub berperingkat terbawah, yakni degradasi! (raw)  

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT