Media Vietnam Sebut Karier Ole Romeny Terancam di Oxford United, Ini Alasannya...
- Instagram/oufcofficial
Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam bla-blakan sebut karier Ole Romeny terancam di Oxford United.
Striker Timnas Indonesia itu diprediksi bakal kehilangan posisinya di lini serang The Yellows -julukan Oxford United.
Seperti diketahui, Ole Romeny merupakan rekrutan anyar Oxford United di bursa transfer musim dingin kemarin.
- Oxford United
Didatangkan dari FC Utrecht, Ole Romeny mulai mendapat kepercayaan pelatih untuk menjadi ujung tombak baru tim.
Sejauh ini Ole Romeny sudah tampil sebanyak 12 pertandingan bersama Oxford United.
Hebatnya lagi, enam diantaranya sang striker dipercaya tampil sebagai starter.
Ole bahkan sejauh ini tercatat sudah mencetak satu gol untuk Skuad The Yellows.
Namun, salah satu media asal Vietnam, soha.vn justru mengatakan karier penyerang asal Belanda itu tengah terancam.
Seiring berjalannya waktu, mereka menilai penampilan Ole Romeny bersama Oxford United tidak sesuai yang diharapkan.
Puncaknya adalah ketika sang pemain mencetak gol bunuh diri di laga kontra QPR, akhir pekan lalu.
Setelah kejadian itu, Ole Romeny langsung ditarik keluar pelatih di babak kedua.
Sayangnya, kubu tuan rumah tetap dipaksa menyerah 1-3 di laga tersebut.
Dua hari berselang, nama Ole Romeny tak lagi masuk sebagai starter tim saat Oxford United menghadapi Sheffield Wednesday.
Meski tanpa diperkuat Ole, The Yellows berhasil meraih poin penuh usai menang tipis 1-0.
Situasi ini yang membuat media Vietnam Soha.vn menyebut karier Ole Romeny terancam di Oxford United.
Striker Timnas Indonesia itu bahkan disebut-sebut berpotensi kehilangan tempat di tim utama.
"Jika Romenij kehilangan posisinya di klub Inggris itu, maka hal itu bisa sangat mempengaruhi performa dan semangat sang penyerang, sehingga sangat berpengaruh terhadap Timnas Indonesia," tulis media tersebut.
"Perlu diketahui, masa depan adalah masa krusial bagi Timnas Indonesia dalam babak kualifikasi ketiga Piala Dunia 2026 di Asia," lanjut mereka.
"Mereka memiliki dua pertandingan lagi melawan Tiongkok (5 Juni) dan Jepang (10 Juni) untuk menjaga harapan mereka berpartisipasi dalam turnamen dunia tetap hidup," tutup media tersebut. (aes)
Load more