News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Federico Barba Berpotensi Tinggalkan Persib Bandung, Bojan Hodak Diprediksi Rombak Lini Belakang

Isu hengkangnya Federico Barba dari Persib Bandung ke Eropa mulai menguat dan memicu kekhawatiran akan menurunnya kekuatan lini pertahanan Maung Bandung. (20/1)
Selasa, 20 Januari 2026 - 11:20 WIB
Bojan Hodak dan Federico Barba
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

tvOnenews.com - Federico Barba tengah menjadi perhatian publik setelah muncul kabar bahwa ia berpotensi meninggalkan Persib Bandung pada putaran kedua Super League 2025/2026.

Bek asing Maung Bandung tersebut dirumorkan akan kembali ke Eropa, menyusul pemberitaan sejumlah media Italia yang mengaitkannya dengan Pescara, klub yang kini berada di papan bawah Serie B musim 2025/2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu tersebut cukup mengejutkan mengingat Barba baru bergabung dengan Persib pada awal musim Super League 2025/2026.

Manajemen Persib sendiri sebenarnya telah mengikat pemain asal Italia itu dengan kontrak berdurasi dua tahun, yakni satu musim bermain di Super League dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Bek Persib Bandung Federico Barba
Bek Persib Bandung Federico Barba
Sumber :
  • ILeague

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa rencana kepulangan Federico Barba ke Eropa dipicu oleh persoalan keluarga, meski detailnya belum diketahui secara pasti.

Di bawah arahan pelatih Bojan Hodak, Federico Barba tampil solid dan langsung menjadi pilar penting di lini belakang Persib Bandung. Dari 12 penampilannya di Super League, ia mampu mencetak tiga gol.

Kontribusinya juga terasa di ajang ACL 2 atau AFC Champions League Two, di mana ia mencatatkan lima penampilan dan menyumbangkan satu assist.

Potensi kepergian Barba pun menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya kekuatan Persib Bandung, khususnya di sektor pertahanan.

Pengamat sepak bola, Coach Riphan, menilai bahwa lini belakang Persib kerap tampil kurang maksimal saat Federico Barba tidak berada di lapangan.

Lantas, apa yang akan dilakukan Persib Bandung jika Barba benar-benar hengkang?

Secara logis, Persib Bandung harus segera mencari pemain pengganti. Namun, menurut Coach Riphan, hal tersebut bukan perkara mudah.

Ia menilai Persib memiliki rekam jejak yang kurang baik dalam mencari pengganti pemain dengan kualitas tinggi, terlebih ketika proses rekrutmen dilakukan di tengah musim yang relatif lebih sulit.

"Agak susah memang, apalagi di pertengahan musim, itukan susah nyari pemain di pertengahan musim agak susah," ujar Coach Riphan, sebagaimana dilansir dari kanal YouTube Bola Bung Binder.

Karena sulitnya menemukan bek dengan kualitas setara Federico Barba dalam waktu singkat, Coach Riphan memprediksi Bojan Hodak akan mengambil langkah lain, yakni melakukan perubahan signifikan pada sistem pertahanan Persib Bandung.

"Pada akhirnya aku akan mempercayakan kepada Bojan sih, mungkin dia akan menciptakan sistem yang jika Barba pergi ya sistem tanpa Barba itu, kayaknya," ucap Coach Riphan.

"Akhirnya diubah, pasti akan diubah dalam pertandingan," lanjutnya.

Langkah tersebut dinilai sebagai pilihan realistis agar pertahanan Persib Bandung tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan Super League dan ACL Two.

Federico Barba
Federico Barba
Sumber :
  • instagram Federico Barba

Coach Riphan juga menegaskan bahwa performa lini belakang Persib saat ini masih belum sepenuhnya solid ketika Federico Barba absen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, daripada hanya menunggu dan berharap mendapatkan pemain pengganti dengan level yang sama, Coach Riphan menilai akan lebih efektif jika Bojan Hodak segera menyempurnakan taktik pertahanan agar lebih kuat dan efisien.

Meski demikian, harapan besar tetap disematkan kepada Federico Barba untuk bertahan bersama Maung Bandung, setidaknya hingga kompetisi musim ini benar-benar berakhir. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT