Isu hengkangnya Federico Barba dari Persib Bandung ke Eropa mulai menguat dan memicu kekhawatiran akan menurunnya kekuatan lini pertahanan Maung Bandung. (20/1)
Federico Barba dikabarkan akan hengkang dari Persib Bandung menyusul minat beberapa klub Italia, termasuk Pescara dan Empoli, usai menyatakan ingin balik.
Bobotoh bisa tersenyum lega karena Federico Barba berpeluang besar bertahan di Persib Bandung. Media Italia menyebut Pescara kini mengalihkan fokus ke bek lain.
Rumor kepindahan Federico Barba dari Persib Bandung kian menguat. Bek asal Italia itu dikabarkan berpeluang kembali ke Eropa pada paruh musim Super League.
Federico Barba dikabarkan hampir meninggalkan Persib Bandung. Bek asal Italia ini kini masuk radar Pescara, yang kembali membidiknya untuk memperkuat lini bek.
Federico Barba tengah menjadi sorotan di bursa transfer. Bek Persib itu kini dikabarkan masuk radar klub-klub Italia, dengan Empoli sebagai peminat paling serius.
Pandit senior sepak bola, Bung Binder, memberikan penilaian jujur terkait dampak Federico Barba bagi Persib Bandung. Menurutnya, kehadiran bek asal Italia itu.
Rumor kepindahan Federico Barba dari Persib Bandung ke klub Italia kembali memanas, namun kali ini arahnya justru mengaburkan peluang transfer tersebut.
Pescara bukan satu-satunya, laporan terbaru dari media Italia mengungkapkan bahwa bek Persib Bandung Federico Barba berpeluang kembali ke tim masa mudanya.
Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.