News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum Jakmania Angkat Bicara soal Teror Pembunuhan terhadap Thom Haye

Ketum Jakmania, Diky Soemarno, angkat bicara menanggapi teror ancaman pembunuhan yang diterima gelandang Persib Bandung, Thom Haye, usai laga El Clasico. (13/1)
Selasa, 13 Januari 2026 - 17:02 WIB
Pemain Persib Bandung, Thom Haye di Super League Indonesia
Sumber :
  • x.com/persib

tvOnenews.com - Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, angkat bicara menanggapi teror ancaman pembunuhan yang dialami gelandang Persib Bandung, Thom Haye, yang bahkan menyasar keluarganya.

Peristiwa tersebut terjadi usai laga bertajuk el classico Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit itu, Persib berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang dicetak oleh Beckham Putra Nugraha pada menit ke-5.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol tersebut berawal dari kesalahan lini belakang Persija Jakarta. Bruno Tubarao gagal mengalirkan bola kepada Van Basty Sousa atau Rizky Ridho, sehingga Beckham dengan sigap melepaskan tembakan keras dari tengah lapangan yang tak mampu diantisipasi kiper Persija, Carlos Eduardo.

Pemain Persib, Beckham Putra
Pemain Persib, Beckham Putra
Sumber :
  • x.com/persib

Sepanjang pertandingan, anak asuh Mauricio Souza terus memberikan perlawanan hingga wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-Jin, meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Namun, di balik kemenangan Persib, Thom Haye justru menjadi korban ancaman pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum suporter melalui media sosial.

Ancaman tersebut secara langsung menyasar anggota keluarganya dan langsung menyita perhatian publik pecinta sepak bola nasional.

Ancaman ini diduga berkaitan dengan gestur yang dilakukan Thom Haye seusai pertandingan. Insiden bermula setelah peluit akhir dibunyikan, ketika dua pemain asal Brasil dari masing-masing tim, Berguinho (Persib) dan Allano Lima (Persija), terlibat adu mulut. Keributan tersebut memicu aksi saling dorong antara pemain kedua tim.

Situasi memanas tersebut memancing reaksi Thom Haye. Meski sebelumnya sudah ditarik keluar oleh pelatih Persib, Bojan Hodak, Haye kembali memasuki lapangan dari bangku cadangan. Setelah sempat menyapa Rizky Ridho, ia terlihat melakukan gestur tangan menyerupai orang berbicara, tepat setelah Berguinho berhasil memisahkan Allano Lima.

Gestur tersebut membuat emosi Allano Lima semakin tersulut. Keributan pun kian memanas hingga melibatkan sejumlah ofisial tim. Bahkan, Bojan Hodak turun langsung ke lapangan untuk menenangkan Thom Haye dan meredakan situasi.

Tak lama setelah laga usai, Thom Haye mengungkapkan keterkejutannya melalui media sosial. Ia menyatakan bahwa dirinya dan keluarga menerima ancaman pembunuhan, sehingga merasa perlu menyampaikan pernyataan resmi melalui Instagram Story pribadinya.

"Saya sebagai seorang profesional bisa menerima banyak hal, tetapi saya ingin dengan hormat meminta orang-orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu.” tulis Haye Instagram stories-nya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, menilai bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di sepak bola Indonesia.

Thom Haye meminta agar orang-orang berhenti memberikan ancaman kematian kepada keluarganya.
Thom Haye meminta agar orang-orang berhenti memberikan ancaman kematian kepada keluarganya.
Sumber :
  • Instagram/thomhaye

"Kayaknya bukan terjadi di Thom Haye saja, banyak pemain-pemain sepakbola yang main di Liga Indonesia mengalami hal seperti itu, bahkan kemarin juga Allano perlakuan kurang enak di media sosial, artinya ini memang bukan masalah sepakbola, ini masalah bangsa sebetulnya," ungkapnya dilansir dari Youtube Liputan6.

Menurut Diky, persoalan ini berakar pada lemahnya edukasi dan literasi digital di masyarakat.

"Artinya edukasi dan literasi digital kita masih belum baik, jadi kita nggak bisa selalu nyalahin sepakbolanya. Mungkin pendidikan kita yang kurang, pengamanan kita terhadap media sosial juga masih kurang," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Diky menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku ancaman demi memberikan efek jera.

"Karena memang harus ada efek jera juga sih, ketika ada orang sudah memberikan ancaman atau membuat tidak nyaman di sosial media, ya itu memang harus ditindak sesuai peraturan yang berlaku. Tapi sekali lagi bahwa ini bukan hanya masalah suporter, tapi mungkin ini memang masalah bangsa karena kejadian seperti ini bukan hanya di sepakbola, banyak situasi sosial juga terjadi yang sama," pungkasnya. (ind)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Panduan Lengkap Tahapan Pembuatan Gedung: Dari Perencanaan Hingga Serah Terima Bangunan Hahahahahahaha Wkwkwkwkwkwk

Panduan Lengkap Tahapan Pembuatan Gedung: Dari Perencanaan Hingga Serah Terima Bangunan Hahahahahahaha Wkwkwkwkwkwk

Membangun sebuah gedung—baik itu perkantoran, apartemen, maupun fasilitas publik—adalah proyek kompleks yang membutuhkan koordinasi matang, biaya yang ada.
Terungkap Alasan Gubernur Jawa Barat KDM 'Enggan' Lunasi Pembayaran Kontraktor Senilai Rp621 Miliar: Kami Tidak Akan Membayar Semuanya

Terungkap Alasan Gubernur Jawa Barat KDM 'Enggan' Lunasi Pembayaran Kontraktor Senilai Rp621 Miliar: Kami Tidak Akan Membayar Semuanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) membuat gebrakan baru usai sorotan publik terkait konidisi keuangan pemerintahan yang dipimpinnya.
Kantornya Digeledah KPK, Ini Pengakuan DJP Kemenkeu

Kantornya Digeledah KPK, Ini Pengakuan DJP Kemenkeu

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku kooperatif terkait penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (13/1/2026).
Fantastis, Segini Peputaran Transaksi di Jakarta Selama Momen Nataru

Fantastis, Segini Peputaran Transaksi di Jakarta Selama Momen Nataru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan gelaran Jakarta Festive Wonder 2025 sukses meningkatkan perputaran ekonomi di Jakarta.
Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun

Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun

Pemerintah Indonesia terus menggenjot penambahan fasilitas pendidikan diseluruh penjuru wilayah.
Geger! Pedagang Cilok Luka-luka Usai Dianiaya di Kembangan

Geger! Pedagang Cilok Luka-luka Usai Dianiaya di Kembangan

Seorang pria yang merupakan pedagang cilok mengalami luka-luka usai menjadi korban penganiayaan di Jalan Basmol Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (13/1/2026).
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Michael Carrick Kembali ke Old Trafford, Manchester United Masuki Era Interim

Michael Carrick Kembali ke Old Trafford, Manchester United Masuki Era Interim

Manchester United dikabarkan semakin dekat menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim.
Pria Tewas Bersimbah Darah di TPU Kota Bekasi, Polisi Ungkap Sosok Pelakunya

Pria Tewas Bersimbah Darah di TPU Kota Bekasi, Polisi Ungkap Sosok Pelakunya

Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan pria berinisial MDTWS (25) yang ditemukan tewas di tempat pemakaman umum (TPU) Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (11/1/2026).
Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Belum usai Euforia Persib Menang Atas Persija, Maung Bandung Dapat Kabar Buruk dari Situasi Federico Barba

Persib Bandung meraih kabar kurang menyenangkan dari Federico Barba usai menumbangkan Persija Jakarta. Bek asal Italia itu kini dikabarkan menjadi incaran tiga klub Serie B.
Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan pernyataan mengejutkan setelah menang telak dengan skor 5-0 atas Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korbannya.
Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Rezeki Datang Bertubi-tubi! Kondisi Finansial Zodiak 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 14 Januari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Siapa Sih Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans? Sosoknya Bikin Pembaca Emosi dan Kini Minta Maaf

Siapa Sih Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans? Sosoknya Bikin Pembaca Emosi dan Kini Minta Maaf

Aurelie Moeremans menghadirkan sosok Kelly yang memberikan nomornya kepada Bobby di buku Broken Strings. Aurelie mengungkapkan sahabatnya sudah minta maaf.
Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald disorot usai terseret dugaan penipuan trading kripto. Ini sumber pundi-pundi Raja Kripto Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT