El Clasico Indonesia Memanas, The Jakmania Titip Pesan Khusus untuk Persija: Kalian Macan!
- Persija
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, memberikan pesan penting kepada para pemain Persija Jakarta jelang duel sarat gengsi melawan Persib Bandung. Ia mengingatkan seluruh punggawa Macan Kemayoran agar memahami makna besar dari lambang dan julukan yang mereka bawa di dada.
Laga melawan Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 bukan sekadar soal tiga poin. Pertandingan ini juga menjadi ujian karakter dan mentalitas bagi setiap pemain yang tampil di lapangan.
Apalagi, ini merupakan duel klasik yang paling dinantikan, khususnya oleh para pendukung kedua kesebelasan. Laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut menjadi sangat penting karena bakal berdampak langsung pada peta persaingan di klasemen sementara Super League.
Menurut Diky, identitas Macan Kemayoran menuntut sikap pantang menyerah dalam situasi apa pun. Ia menegaskan bahwa seragam Persija harus diiringi dengan keberanian, determinasi, dan kepercayaan diri yang tinggi.
"The Jakmania berharap apa pun kondisinya, siapa pun pemainnya, ketika kalian main untuk Persija, ya kalian Macan, harus punya mental yang kuat dan harus bisa menang di setiap pertandingan," ujar Diky di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Tekanan dalam laga klasik ini dipastikan akan terasa berlipat, terutama bagi pemain yang baru pertama kali merasakannya. Atmosfer stadion, sorakan suporter, hingga rivalitas panjang akan menjadi tantangan tersendiri di atas lapangan.
Meski begitu, Diky menilai kondisi tersebut bukan alasan untuk tampil ragu. Ia percaya para pemain Persija memiliki kapasitas dan kedewasaan untuk menghadapi situasi panas dalam pertandingan besar.
"Keseruan pertandingan Persib lawan Persija atau Persija lawan Persib itu saya rasa sudah didengar sejak lama oleh banyak pemain. Jadi pasti mereka sudah paham dan mempelajarinya," kata Diky.
Keyakinan tersebut sejalan dengan sikap para pemain Persija yang mulai angkat bicara jelang laga besar ini. Salah satu yang menunjukkan kesiapan adalah Arlyansyah Abdulmanan, pemain muda yang berpotensi mencicipi atmosfer El Clasico Indonesia untuk pertama kalinya.
Arlyansyah tidak menampik bahwa laga ini akan berjalan penuh tekanan, khususnya saat bermain di kandang lawan. Namun, ia menegaskan fokus dan kerja keras menjadi kunci untuk meredam situasi tersebut.
"Ini perdana saya bertemu Persib di liga. Kalau diberi kesempatan bermain, saya mau buktikan bahwa saya bisa kerja keras. Tidak peduli suara suporter yang mengintimidasi, kami akan tetap fokus," ujar Arlyansyah.
Di atas kertas, pertemuan Persija dan Persib kali ini juga memiliki nilai strategis yang tinggi. Kedua tim sama-sama berada di jalur persaingan papan atas klasemen sementara.
Persija saat ini masih bertengger di posisi kedua klasemen Super League 2025/26 dengan koleksi 35 poin. Sementara itu, Persib Bandung menempel ketat di peringkat keempat dengan raihan 34 poin dan siap menyalip kapan saja.
Selisih tipis tersebut membuat duel di Bandung diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Satu kesalahan kecil saja bisa menjadi pembeda dalam pertandingan berintensitas tinggi seperti ini.
Lebih jauh, laga ini juga menjadi tolok ukur kesiapan mental kedua tim dalam perburuan gelar. Konsistensi performa akan sangat menentukan langkah mereka pada paruh musim selanjutnya.
(igp)
Load more