News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Anang Ma’ruf? Legenda Persebaya dan Persija yang Kini Jadi Tukang Ojek Online

Kisah inspiratif Anang Ma’ruf, legenda Persebaya dan Timnas Indonesia yang kini harus menjalani hidup sebagai ojek online setelah pensiun. Simak selengkapnya.
Kamis, 20 November 2025 - 06:28 WIB
Anang Ma’ruf Legenda Persebaya dan Persija
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | Istimewa

tvOnenews.com - Tidak semua perjalanan hidup pesepak bola berakhir dengan kemewahan. Hal itu dialami Anang Ma’ruf, mantan bek legendaris Timnas Indonesia yang kini berusia 49 tahun.

Namanya mungkin mulai asing di telinga generasi muda, tetapi bagi mereka yang tumbuh di era 1990-an hingga awal 2000-an, Anang adalah salah satu bintang paling bersinar di sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir di Surabaya pada 28 Mei 1976, Anang memulai karier profesionalnya bersama Persebaya Surabaya. 

Tidak butuh waktu lama bagi publik untuk mengenali kemampuan defensifnya.

Selama periode 1994–1999, ia mencatat lebih dari 100 penampilan dan turut membawa Persebaya menjuarai Liga Indonesia 1996/1997.

Kemudian, ia hijrah ke Persija Jakarta dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan tim Macan Kemayoran menjuarai Liga Indonesia 2001.

Ketangguhan Anang sebagai fullback membuatnya menjadi pemain andalan di klub maupun Timnas Indonesia.

Bersama Garuda, ia meraih medali perak SEA Games 1997 dan perunggu SEA Games 1999.

Masa muda Anang bertambah istimewa ketika ia bergabung dalam program PSSI Primavera tahun 1993–1994.

Bersama nama-nama seperti Yeyen Tumena, Bima Sakti hingga Kurniawan Dwi Yulianto, ia dikirim ke Italia untuk ditempa langsung di jantung sepak bola Eropa.

Di Negeri Pizza, Anang mempelajari sepak bola modern yang struktur akademinya jauh lebih maju dibandingkan Indonesia kala itu.

Tiga kali seminggu ia dan rekan-rekannya bahkan diwajibkan mengikuti kursus bahasa Italia agar mampu beradaptasi.

Yang membuat kesempatan ini semakin berharga adalah kenyataan bahwa para pemain yang mereka hadapi ternyata kelak menjadi legenda dunia.

Anang menyebut nama-nama seperti Francesco Totti, Alessandro Nesta, Fabio Cannavaro, Gianluca Zambrotta hingga Alessandro Del Piero, yang kemudian menjadi bagian dari skuad Italia Juara Piala Dunia 2006.

Tidak hanya itu, Anang bahkan sempat mendapat tawaran untuk magang di klub Sampdoria.

Namun, ia memilih kembali ke tanah air dan melanjutkan karier profesionalnya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pahitnya Masa Pensiun: Dari Investor, Pelatih, hingga Tukang Ojek Online

Setelah gantung sepatu pada 2013, kehidupan Anang tidak berjalan seperti yang diharapkan banyak orang.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT