News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Eropa Ini Pernah Dibenci Satu Tim Semasa Menukangi Persib Bandung? Eks Pemain Angkat Bicara: Dulu Dia Sama Markus Horison...

Cerita eks Persib Bandung 2010an Maman Abdurrahman ketika ada pelatih asal Eropa yang membuat rekannya yaitu Markus Horison sampai melempar gelas karena kesal.
Selasa, 30 September 2025 - 19:41 WIB
Eks Persib Bandung Maman Abdurrahman ceritakan momen soal pelatih arogan
Sumber :
  • YouTube Vivagoal/Instagram @darkodanieljanackovic

tvOnenews.com - Eks Timnas Indonesia Maman Abdurrahman menceritakan bagaimana perjalanan kariernya yang pernah bermain untuk Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Menurutnya, ada satu hal unik ketika dia memperkuat Persib Bandung yakni perselisihan antara pemain dengan pelatih asal Eropa saat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maman Abdurrahman menjadi satu dari beberapa pemain yang pernah tampil untuk klub Indonesia dengan rivalitas cukup tinggi yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Bahkan, performa Maman Abdurrahman di klub tersebut membuat pelatih Alfred Riedl memanggilnya untuk mengisi lini pertahanan Timnas Indonesia.

Di Persib Bandung, Maman Abdurrahman bermain selama enam musim, mulai 2008 hingga 2014. Gelar juara Liga Indonesia menjadi prestasi terbaiknya.

Pun halnya di Persija Jakarta, Maman Abdurrahman juga memberikan gelar Liga 1. Bersama Macan Kemayoran, ia bermain hampir 10 musim lamanya.

Kendati demikian, Maman Abdurrahman beberapa waktu lalu bercerita ada satu momen yang tak dia lupakan saat masih berseragam Maung Bandung.

tvonenews

Ketika itu, ada perseturuan antara pemain Persib Bandung dengan pelatih baru asal Serbia Daniel Darko Janackovic yang menukangi tim jelang Liga Indonesia 2010/11.

Maman Abdurrahman mengaku kaget ketika tahu bagaimana cara Daniel Darko Janackovic melatih yang menurutnya berbeda dari pelatih lain.

“Waktu itu (pelatihnya) ganti Coach Darko ya, saya memang waktu itu belum jadi pelatih, belum punya lisensi, belum tahu cara melatih seperti apa,“ kata Maman Abdurrahman.

“Tapi kok saya lihat (Coach Darko) beda dengan pelatih-pelatih yang lain,” ujarnya dikutip dari YouTube Vivagoal Indonesia.

Mantan kapten Persib dan Persija itu bahkan tidak ragu menyebut bahwa gaya melatih Daniel Darko Janackovic cukup arogan pada saat itu.

“Cara melatihnya, komunikasinya, seharusnya kan kalau kita pelatihnya, kamu kurang begini bla bla,” jelas Maman.

“Tapi ini dengan kearoganannya dia, lu harus begini, lu jelek, bla bla, kan arogan, kan nggak bisa seperti itu,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Maman Abdurrahman sampai mencontohkan bahwa ada pemain Persib Bandung seperti Markus Horison yang muak dengan sikap sang pelatih.

Daniel Darko Janackovic memang punya aturan tersendiri selama melatih Persib yaitu mengenakan sanksi denda kepada para pemainnya jika telat bergabung.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT