News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Jujur Thom Haye usai Persib Kalah dari Persita, Blak-blakan Bingung dengan Permainan Parkir Bus Lawan: Ada banyak Pertanyaan

Thom Haye blak-blakan usai Persib Bandung dikalahkan Persita Tangerang dalam laga lanjutan Super League 2025-2026. Akui perlu adaptasi dalam hal ini.
Sabtu, 27 September 2025 - 23:37 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

Bandung, tvOnenews.com - Gelandang Persib Bandung, Thom Haye menilai timnya tidak layak kalah ketika menghadapi Persita. Permainan didominasi penggawa Maung Bandung dan banyak peluang tercipta.

Hasil 1-2 didapat Persib di laga pekan ke-7 Super League 2025/2026. Andai lebih klinis memanfaatkan peluang, Thom Haye yakin setidaknya satu poin bisa didapat dalam kunjungan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (27/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah peluang didapat, termasuk penalti yang didapat saat laga baru berjalan enam menit. Namun sepakan Luciano Guaycochea gagal dan usaha pemain-pemain lain selalu mentok.

"Saya setuju dengan pelatih, karena babak pertama jika melihat pertandingan kami bermain lebih baik. Seharusnya ada gol di babak pertama," ujar Haye di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (27/9/2025).

Gol pembuka Persita tercipta dari tendangan bebas Javlon Guseynov memanfaatkan blunder Adam Przybek menangkap bola di luar kotak penalti. Ketinggalan satu gol direspons Persib dengan terus menyerang.

Namun di sisi lain, Persita menumpuk pemainnya di belakang dan hanya fokus bertahan. Hal itu diakui Thom Haye membuatnya kesulitan karena lawan tidak memberikan celah sedikit pun bagi Persib.

"Di babak kedua, kami sudah berusaha dengan keras, kami berusaha memainkan sepakbola yang bagus. Ini pengalaman baru bagi saya karena melawan tim yang bermain menunggu (ketika) sudah unggul," jelasnya.

Bahkan tim asuhan Carlos Pena sempat menggandakan keunggulan di injury time dari serangan balik. Dia mengaku masih beradaptasi dengan beberapa situasi yang terjadi di sepakbola Indonesia, seperti cara bermain lawan yang menumpuk pemain di belakang.

"Saya masih menyesuaikan diri dengan banyak hal di Indonesia, ada banyak pertanyaan dan ini (Persita) juga merupakan tim yang harus saya sesuaikan (cara bermainnya)," lanjut Thom Haye.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya sulit bagi tim untuk bisa mencetak gol serta mengejar defisit skor ketika bermain melawan klub yang menerapkan “parkir bus”. Hal ini dikatakan Thom Haye masih jadi hal yang perlu disesuaikan di Indonesia sejak resmi hijrah ke Persib.

"Saya melihat banyak hal di laga ini, terutama di babak kedua. Saya harus beradaptasi lagi dan saya harus terus melanjutkannya," pungkasnya. (dwi/fan)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT