3 Jejak Kelam Yuran Fernandes di Liga 1, Karier Bersama PSM Bisa Hancur Gara-gara Medsos?
- PSM Makassar
Jakarta, tvOnenews.com - Bek tangguh milik PSM Makassar, Yuran Fernandes, tengah menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.
Hal ini bermula dari unggahan kontroversialnya di media sosial yang menyindir kualitas Liga 1, yang memicu reaksi keras dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam unggahannya di Instagram Story, pemain asal Tanjung Verde itu menyebut sepak bola Indonesia sebagai 'lelucon' dan menuding kompetisi lokal hanya cocok untuk 'cari uang', bukan untuk pemain yang ingin berkarier dengan serius.
Komentar ini sontak memicu kemarahan netizen dan juga mendapat perhatian langsung dari Erick Thohir.
“Dia (Yuran Fernandes) sudah minta maaf. tetapi kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main di Indonesia,” ujar Erick, dikutip dari Antara pada Selasa (6/5/2025).
“Main saja di luar negeri. Kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main disini,” tegas Menteri BUMN tersebut.
Yuran pun telah memberikan klarifikasi bahwa sindiran tersebut ditujukan untuk kualitas sepak bola, bukan bangsa Indonesia.
Namun, Erick tetap memberi isyarat bahwa pemain asing yang tidak menghormati sepak bola nasional tidak pantas bermain di sini.
Di balik kontroversinya, berikut tiga catatan kelam atau "dosa" Yuran Fernandes selama merumput di Liga 1 Indonesia:
Sindiran Pedas ke Sepak Bola Indonesia
Insiden paling anyar adalah unggahan Yuran di Instagram pascalaga antara PSS Sleman dan PSM Makassar.
- Kolase tvOnenews
Ia menyebut sepak bola Indonesia "lelucon" dan mengkritik keras sistem dan kualitas liga yang dinilai tidak layak bagi pemain profesional.
Ungkapan tersebut dianggap merusak citra sepak bola nasional dan menyinggung banyak pihak, baik suporter maupun otoritas sepak bola Indonesia.
Membentak Wasit hingga Kartu Merah
Yuran juga pernah terlibat insiden di Liga 1 musim 2022-2023. Ia mendapat denda sebesar Rp15 juta dari Komite Disiplin PSSI setelah melakukan protes berlebihan dan membentak wasit dalam satu pertandingan.
Aksi tersebut membuatnya diganjar kartu merah langsung dan menuai kritik keras dari publik dan pengamat sepak bola.
Load more