Bak Bumi dan Langit, Ternyata Ada Kesenjangan di Lisensi AFC Antara Liga Indonesia dan Malaysia
- Liga Indonesia Baru
Jakarta, tvOnenews.com - Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi Liga 1 mengumumkan daftar pemilik lisensi AFC, Club Licensing Cycle 2024-2025.
Untuk pertama kalinya, seluruh tim peserta Liga 1 2024-2025 memiliki lisensi AFC.
Enam klub Liga 1, PSS Sleman, Borneo FC, Persib Bandung, Persita Tangerang, Persik Kediri dan Dewa united mendapatkan lisensi AFC tanpa catatan.
Enam klub ini pun dinyatakan layak untuk tampil di kompetisi Asia, AFC Champions League Elite dan AFC Champions League Two.
Sementara itu, 12 klub lainnya dinyatakan lolos dengan catatan perbaikan.
Kebanyakan, klub tersebut masih harus melalui perbaikan dari aspek lisensi kepelatihan dan dokumentasi administrasi.
Artinya, seluruh peserta Liga 1 ini memenuhi persyaratan untuk administrasi tampil di AFC Challenge League.
Bak bumi dan langit, ternyata ada kesenjangan antara Indonesia dan Malaysia soal lisensi AFC.
Dilansir dari laman ASEAN Football, hanya empat tim dari Liga Malaysia yang lolos Lisensi AFC tanpa catatan.
Empat tim tersebut adalah Johor Darul Takzim, Selangor FC, Sabah FC, dan Penang FC.
Tak berhenti disana, ternyata klub Malaysia yang mendaftarkan diri mengajukan lisensi AFC hanya enam tim saja.
Dua tim yang tak lolos adalah Terengganu FC dan Kedah Darul Aman.
Sementara itu, AFC belum mengumumkan daftar lengkap pemilik lisensi AFC.
Sebelumnya, Indonesia pun lebih unggul dari Malaysia soal jumlah pemilik lisensi AFC.
Pada musim 2024-2025, Indonesia dan Malaysia sama-sama memiliki tujuh klub yang memiliki lisensi.
Namun, Indonesia masih memiliki dua klub, PSIS Semarang dan RANS Nusantara FC yang dinyatakan layak untuk tampil di AFC Challenge League.
Tapi tak ada satu pun klub Malaysia yang masuk ke daftar yang diumumkan per tanggal 14 Juni 2024 tersebut.
Patut dinantikan daftar penting tersebut, mengingat Persib Bandung sebagai juara bertahan Liga 1 akan kembali mewakili Indonesia di ajang AFC Champions League Two.
Pada musim lalu, Persib Bandung 'diselamatkan' oleh Korea Utara yang tak bisa memenuhi persyaratan lisensi AFC yang membuat klub dari negara tersebut tak bisa berkompetisi di seluruh divisi kompetisi Asia.
Load more