News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manajemen Buka Peluang Shin Tae-yong Merapat Ke Persebaya, Eks Pelatih Timnas Vanuatu Was-was?

Pelatih Paul Munster tengah was-was dengan nasibnya bersama Persebaya. 
Kamis, 27 Maret 2025 - 15:02 WIB
Manajemen Buka Peluang Shin Tae-yong Merapat Ke Persebaya, Kontrak Eks Pelatih Timnas Vanuatu Tak Diperpanjang?
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Manajemen Persebaya Surabaya membuka peluang untuk mendatangkan pelatih baru musim depan, termasuk Shin Tae-yong. 

Pelatih Paul Munster tengah was-was dengan nasibnya bersama Persebaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sempat karirnya dipertaruhkan di laga kontra Persib, ternyata tak menjadi jaminan mantan pelatih Vanuatu itu bisa bertahan di musim depan. 

Direktur Operasional Persebaya, Candra Wijaya mengakui bahwa tujuh laga tersisa ini menjadi pembuktian bagi Paul Munster.

"Tim ini (haarus) meraih hasil maksimal sampai akhir musim, jadi terkait evaluasi mau itu pemain atau pelatih masih berjalan, kalau pelatih juga tentu kita pantau sampai akhir musim ini," kata Candra Wijaya. 

Candra Wijaya mengakui bahwa evaluasi sudah berjalan, termasuk dengan menyaring pemain yang akan dipertahankan. 

"Harapannya 70-80 persen pondasi tim ini tetap menjadi tulang punggung Persebaya di musim depan," katanya. 

Di sisi lain, Persebaya pun tak ingin jika tergesa-gesa menentukan posisi pelatih di musim depan, termasuk mempertahankan Paul Munster atau mencari pelatih baru. 

"Kami tidak mau tergesa-gesa untuk menentukan posisi pelatih, kita akan support semaksimal mungkin dan kita putuskan nasib kita di akhir musim ini," kata Candra. 

Candra pun tak menampik jika manajemen Persebaya melakukan langkah-langkah mencari nama baru pelatih.

Nama mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun turut disinggung dari daftar calon pelatih baru Persebaya. 

Meski mengelak dengan tak ada nama spesifik yang merapat, Candra mengakui segala cara dilakukan demi mencari nama pelatih yang memang cocok dengan Persebaya. 

"Tidak spesifik pelatih tertentu, tapi yang jelas kami melakukan proses untuk mendapatkan pelatih yang cocok musim depan, saya tidak bisa jelaskan prosesnya seperti apa," kata Candra. 

"Tapi yang jelas, langkah-langkah itu memang kami lakukan, kami berkomunikasi, kami berdiskusi dan sebagainya," kata Candra. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini Persebaya berada di posisi tiga klasemen sementara dengan 48 poin. Tim memiliki selisih sembilan poin dengan Persib Bandung yang berada di puncak klasemen. 

Dengan tujuh pertandingan tersisa, Candra menginginkan hasil terbaik sebagai patokan evaluasi untuk musim depan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT