News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dilemanya PSSI Terapkan 8 Pemain Asing Demi Menaikkan Kualitas Liga Indonesia, Bukannya Untung Malah Buntung?

Wacana yang dicanangkan induk sepak bola Indonesia itu tampaknya mendapatkan perlawanan dari sejumlah pihak, terutama para pemain lokal.
Rabu, 26 Juni 2024 - 12:17 WIB
Dilemanya PSSI Terapkan 8 Pemain Asing Demi Menaikkan Kualitas Liga Indonesia, Bukannya Untung Malah Buntung?
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI tampaknya sedang dilema dalam menerapkan regulasi baru terkait kuota pemain asing demi meningkatkan kualitas Liga Indonesia.

Wacana yang dicanangkan induk sepak bola Indonesia itu tampaknya mendapatkan perlawanan dari sejumlah pihak, terutama para pemain lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disebabkan karena PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) ingin menerapkan regulasi delapan pemain asing untuk Liga 1 2024/2025.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menyebut peningkatan kualitas Liga 1 dengan menerapkan persaingan antara pemain import dengan para pemain lokal menjadi salah satu kunci penting.

"Kebutuhan kita sudah tinggi. Artinya sudah harus kompetitif. Kompetisi ini harus ditingkatkan sisi kompetitifnya," ujar Arya dalam diskusi yang digelar PSSI Pers di GBK Arena, Selasa (25/6/2024).

"Bagaimana biar liga ini kompetitifnya naik? Bagaimana supaya bisa Timnas ini isinya tidak pemain naturalisasi semua? Makanya kompetisi ini harus dinaikkan. Agar pemain lokal ini bisa bersaing," tambahnya.

Acara diskusi itu juga dihadiri Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Andritany Ardhiyasa dan Wakil Presiden APPI, Achmad Jufriyanto.

Dalam kesempatan itu, Arya bahkan meminta masukan kepada APPI untuk meningkatkan kualitas Liga Indonesia di kancah Asia Tenggara hingga Asia.

Bahkan, Arya juga sempat memberikan respon yang mengejutkan dengan mengatakan bahwa klub harus memilah dan mendatangkan para pemain asing yang berkualitas.

"Akan bodoh bagi klub mengambil pemain asing yang tidak berkualitas. Sangat bodoh. Ini kesempatan mereka mencari yang berkualitas," pungkaa Arya.

Alih-alih mendapatkan dukungan, namun wacana regulasi baru itu justru mendapat penolakan dari para pemain lokal, utamanya bagi pemain yang tergabung dalam APPI.

Kemudian, Andritany Ardhiyasa menyambut pernyataan Arya itu dengan berkata bila seharusnya para pemain lokal lebih diberikan jam terbang di setiap pertandingan.

Lalu, Presiden APPI itu khawatir banyak pemain lokal yang akan kehilangan menit bermain bahkan bisa tersingkirkan dalam jajaran skuad 

"Itu membuat saya bingung, karena PSSI butuh 150 pemain, tetapi tempat pemain mendapatkan menit bermain malah dibatasi," ujar Andritany.

"Kita bukan memperjuangkan kita yang ada di sini. Tapi kita memperjuangkan orang-orang yang teman-teman media gak tahu siapa itu mereka di sana. Saya punya teman pesepak bola yang bahkan memiliki gaji di bawah UMR," sambungnya.

Andritany juga menilai harapan PSSI agar kompetisi menjadi candradimuka pemain Timnas Indonesia malah tergerus dengan regulasi delapan pemain asing.

"Pemain bagus itu butuh jam terbang, bukan tiba-tiba bagus di tim nasional," kata Andritany.

"Ketika jumlah pemain asing ditambah, ini akan menyulitkan pemain nasional mendapatkan jam terbang," tutupnya.

Meski memiliki wacana untuk menambah kuota para pemain asing pada Liga 1 2024/2025, namun hingga saat ini PSSI belum ketuk palu dan meresmikan regulasi tersebut.

Di sisi lain, Liga 1 2024/2025 tidak akan menggunakan regulasi babak Championship Series seperti yang terjadi pada edisi sebelumnya.

Liga 1 mulai musim depan akan kembali menggunakan format kompetisi penuh dengan klub yang memiliki poin tertinggi akan keluar sebagai juara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga perdana kompetisi tertinggi Liga Indonesia itu akan mempertemukan juara Liga 1 musim lalu, yakni Persib Bandung menghadapi PSBS Biak yang merupakan juara Liga 2 2023/2024.

Pertandingan pembuka Liga 1 2024/2025 rencananya akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 9 Agustus 2024. (igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT