Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor: Ajax Jadi Penyelamat?
- instagram Maartenpaes
Seorang ahli hukum menegaskan, “Tidak mungkin memiliki kewarganegaraan Indonesia dan Belanda secara bersamaan.”
Aturan ini menjadi dasar kuat bagi Ajax untuk menahan Paes hingga semua dokumen dinyatakan sah.
VI menjelaskan situasi tersebut secara rinci: “Direksi memutuskan, berdasarkan temuan departemen hukum, untuk tidak mengambil risiko kesalahan administratif yang nantinya bisa berbalik merugikan.”
Bahkan, Paes sempat tidak diizinkan berlatih karena bisa menimbulkan masalah hukum bagi klub.
Solusi akhirnya cukup ekstrem. Paes harus kembali ke Amerika Serikat untuk mengurus izin tinggal sementara.
Setelah mendapatkan visa yang sesuai, ia baru bisa kembali ke Belanda dan bermain secara legal bersama Ajax.
Dampak Besar Kasus Dean James
Kasus ini semakin membesar setelah laporan terhadap Go Ahead Eagles terkait status Dean James.
Pemain yang menjadi WNI sejak Maret 2025 itu seharusnya dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa, dengan syarat gaji minimal 600 ribu euro per tahun.
Namun data menunjukkan gajinya jauh di bawah angka tersebut, memicu kecurigaan pelanggaran regulasi. Akibatnya, Eredivisie meminta seluruh klub mendata pemain yang berpotensi tidak memenuhi syarat bermain.
VI mengungkapkan, “Sekitar 25 pemain putra dan putri telah didata oleh Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND).”
Situasi ini membuat banyak klub panik dan memilih menonaktifkan pemainnya, termasuk beberapa nama Timnas Indonesia seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Tim Geypens.
Menariknya, Paes justru tidak terdampak langsung. Ajax sejak awal sudah berkoordinasi dengan KNVB dan melakukan investigasi internal.
Bahkan disebutkan, “Berdasarkan penyelidikan internal kemungkinan sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk bermain, dan statusnya perlu diteliti lebih lanjut.”
Kini, setelah jeda internasional, Paes diperkirakan sudah bisa kembali memperkuat Ajax. Laga melawan FC Twente pada 5 April 2026 menjadi momen yang dinanti, sekaligus bukti bahwa ketelitian administratif bisa menjadi penyelamat di tengah badai regulasi.
Kasus “paspoortgate” ini menjadi pelajaran besar bagi klub-klub Eropa, khususnya dalam menangani pemain naturalisasi.
Di saat banyak tim kelabakan, Ajax justru menunjukkan bahwa keputusan yang tepat sejak awal bisa menghindarkan masalah besar di kemudian hari. (udn)
Load more