News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berani Tolak Tawaran Timnas Indonesia Demi Bela Negara Kaya, Karir Pemain Asli Indonesia Ini Justru Semakin Merosot, Kini Nasibnya…

Usai menolak tawaran bergabung dengan Timnas Indonesia, pemain berdarah asli Indonesia ini masih membekas di ingatan pendukung skuad Garuda. Kini karirnya...
Minggu, 20 Oktober 2024 - 21:32 WIB
Pemain berdarah Indonesia bermain untuk Qatar, Andri Syahputra
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Usai menolak tawaran bergabung dengan Timnas Indonesia, pemain berdarah asli Indonesia ini masih membekas di ingatan pendukung skuad Garuda.

Harapan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 terbuka lebar. Dibawah asuhan pelatih Shin Tae-yong, skuad Garuda kini mengumpulkan 3 poin setelah seri pada 3 pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan atas China dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini.

Dengan banyaknya keberhasilan Timnas Indonesia hingga berada di titik ini, membuat sejumlah pemain keturunan Indonesia ingin bergabung dengan skuad Garuda.

Beberapa nama pemain keturunan Indonesia yang telah bergabung dan namanya terus meroket seperti Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes, Thom Haya, dan Calvin Verdonk.

Meski begitu, ternyata ada juga pemain berdarah asli Indonesia yang justru pernah menolak untuk membela timnas Indonesia. 

Seperti Andri Syahputra, ia pernah diajak oleh pelatih Indra Sjafri untuk bergabung bersama Timnas Indonesia U-19 untuk tampil dalam sebuah turnamen di tahun 2017 lalu.

Akan tetapi, Andri Syahputra justru menolak tawaran itu karena ingin fokus terhadap pendidikannya, Tak hanya itu, dirinya memilih tampil bersama Qatar U19.

Bagaimana kabar Andri Syahputra sekarang? Simak informasinya berikut ini.

Andri Syahputra, seorang pesepakbola kelahiran Lhokseumawe, Aceh pada 29 Juni 1999.

Sejak kecil, Andri Syahputra pindah ke Qatar bersama keluarganya sekaligus menempuh pendidikan disana.

Tak hanya melalui masa kecil disana, bahkan ia memulai karir sepakbolanya bersama akademi terbaik Qatar yakni Aspire Academy dan Al-Khor.

Andri Syahputra
Pesepakbola Asli Indonesia, Andri Syahputra. (Ist)

Usai menimba ilmu sepak bola di akademi, klub papan atas Liga Qatar, Al-Gharafa SC memutuskan untuk mendatangkan Andri Syahputra pada tahun 2016 yang saat itu usianya masih 17 tahun.

Setelah lulus dari akademi, Andri Syahputra bergabung dengan klub papan atas Liga Qatar, Al-Gharafa SC dan langsung tampil memukau hingga mendapat sorotan Indra Sjafri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, pelatih Indra Sjafri sedang mencari pemain untuk perkuat Timnas Indonesia U-19. Sayangnya, tawaran ini ditolak oleh Andri Syahputra.

Andri beralasan ingin fokus untuk menjalani pendidikannya terlebih dahulu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT