News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Jadi Tumpuan Timnas Indonesia, Indra Sjafri Ungkap Penyebab Hilangnya 2 Pemain Keturunan dari Skuad Garuda

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri menjelaskan alasan tidak memanggil Chow Damanik dan Amar Brkic ke Timnas Indonesia U-29 jelang Toulon Cup 2024.
Jumat, 24 Mei 2024 - 10:55 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri menjelaskan alasan tidak memanggil Chow Damanik dan Amar Brkic ke Timnas Indonesia U-29 jelang Toulon Cup 2024.

Timnas Indonesia U-20 baru saja merampungkan serangkaian pemusatan latihan (TC) di Lapangan B Gelora Bung Karno pada Jumat (24/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 37 pemain mendapatkan panggilan dari pelatih Indra Sjafri dalam persiapan sebelum bertolak ke Como yang dilanjutkan dengan penerbangan dengan tujuan Perancis untuk mengikuti Toulon Cup 2024.

tvonenews

Di antara para pemain yang hadir dalam TC itu, tidak terlihat sosok Chow Damanik dan Amar Brkic yang merupakan pemain diaspora yang berkarier di Liga Eropa.

Menanggapi pertanyaan awak media terkait tidak adanya sosok kedua pemain itu, Indra Sjafri pun angkat bicara.

Indra Sjafri mengatakan bahwa alasan tidak memanggil Chow Damanik dan Amar Brkic ke Timnas Indonesia U-20 karena faktor usia kedua pemain tersebut.

"Kalau nggak ada di sini, berarti nggak dipanggil Jadi kita butuh pemain-pemain yang kelahiran maksimal kelahiran 2005," ujar Indra Sjafri di Lapangan B GBK, Jumat (24/5).

"Chow juga nggak kita panggil karena 2007 Amar juga kelahirannya 2007, kalau nggak salah. Jadi kita maksimal pemain-pemain kelahiran umur yang paling tertua," tambahnya.

Chow Damanik merupakan pemain diaspora yang bermain di Liga Swiss dan sempat bermain bersama Timnas Indonesia dalam laga uji coba kontra China U-20.

Sedangkan Amar Brkic yang merupakan pemain di Liga Jerman juga pernah tergabung dalam skuad Timnas Indonesia U-17 saat bertindak sebagai tuan rumah di Piala Dunia U-17 2023.

Indra Sjafri juga menjelaskan bahwa pada Toulon Cup 2024, Timnas Indonesia U-20 akan menghadapi sejumlah tim yang memiliki komposisi skuad dengan rentan usia U-22 hingga U-23.

Walaupun menghadapi tim dengan rentan usia lebih dewasa, namun Timnas Indonesia tetap berkomitmen untuk membawa para pemain U-20 untuk mengikuti Toulon Cup 2024.

"Kita semua happy, dapat uji coba yang sangat baik. Walaupun yang kita lawan itu nanti adalah tim U22-U23 kelahiran 2001," jelas mantan pelatih Bali United tersebut.

"Kita turunkan sesuai komitmen kita dengan PSSI kita jadikan ini ajang untuk uji coba tim nasional U20 jadi yang kita bawa adalah kelahiran 2005, 2006, dan 2007," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum mengikuti ajang di Prancis itu, Timnas Indonesia U-20 diagendakan akan terlebih dahulu menggelar pemusatan latihan di Como, Italia.

Timnas Indonesia U-20 akan menggunakan fasilitas klub yang baru saja promosi ke divisi utama Liga Italia mulai tanggal 26 hingga 31 Mei mendatang. (igp/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT