News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Timnas Indonesia! Vietnam Punya 5 Pemain Eropa yang Bisa Dipanggil Buat Piala AFF 2024, Ada Top Skor Liga Prancis

Timnas Indonesia wajib waspadai Vietnam yang jadi rival satu grup di Piala AFF 2024, dimana skuad The Golden Star punya 5 pemain liga Eropa yang bisa dipanggil.
Selasa, 21 Mei 2024 - 19:47 WIB
Pemain Vietnam Keturunan Norwegia, Alexander Dang
Sumber :
  • instagram.com/lyseklosterofficial

tvOnenews.com - Timnas Indonesia wajib mewaspadai kejutan Vietnam yang jadi rival satu grup di Piala AFF 2024, dimana skuad The Golden Star punya lima pemain liga Eropa yang bisa dipanggil.

Pada Piala AFF 2024 nanti, Timnas Indonesia dipastikan berada di Grup B bersama tiga tim lain yaitu Vietnam, Filipina, Laos, dan Myanmar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen dua tahunan tersebut bakal mulai berlangsung pada akhir November nanti hingga Desember 2024 mendatang.

tvonenews

Di Piala AFF 2024, terdapat sejumlah perubahan salah satunya adalah format pertandingan yang kembali ke era tahun 2022 silam, yaitu dua laga kandang dan dua laga tandang untuk setiap tim.

Timnas Indonesia akan bermain kandang pada laga kontra Laos dan Filipina yang kemungkinan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Sedangkan saat menghadapi Vietnam, skuad Garuda bakal bertandang ke Stadion My Dinh, Hanoi, pada tanggal 30 November 2024.

Menghadapi salah satu calon kuat juara dan bermain tandang, Timnas Indonesia sepertinya bakal jalani laga berat ketika berjumpa Vietnam nanti.

Namun tak cuma faktor venue pertandingan, Timnas Indonesia juga harus benar-benar mewaspadai Vietnam lantaran tim rival punya stok pemain keturunan yang bisa dipanggil.

Dilansir dari laman Transfermarkt, setidaknya Vietnam bisa memanggil lima pemain keturunan yang saat ini tengah berkompetisi di Eropa pada Piala AFF 2024 nanti.

Mereka adalah Kevin Pham Ba, Jason Pendant, Geoffray Durbant, Sebastien da Silva serta Alexander Dang.

Jika melihat dari statistik penampilan para pemain keturunan di atas, jelas kehadiran mereka bakal bisa membuat Vietnam jauh lebih mengerikan di Piala AFF 2024 nanti.

Lantas seperti apa statistik penampilan para pemain keturunan Eropa milik Vietnam tersebut? Untuk mengetahuinya berikut tvOnenews.com mengulas:

Kevin Pham Ba
Mulai dari Kevin Pham Ba, pemain berusia 30 tahun tersebut merupakan bek serba bisa yang punya jam terbang sangat banyak di Liga Prancis.

Tercatat, Kevin Pham Ba sudah tampil sebanyak 10 kali di ajang Coupe de France dengan torehan satu gol serta tiga assists.

Di musim ini, Kevin Pham Ba sedang memperkuat Istres FC yang berkompetisi di ajang Championnat National 3 atau kasta kelima Liga Prancis.

Jason Pendant
Berikutnya ada Jason Pendant, bek kelahiran Prancis tersebut bisa dibilang sebagai pemain keturunan Eropa milik Vietnam paling tenar musim ini.

Pasalnya, Jason Pendant tengah memperkuat klub Quevilly Rouen yang mentas di ajang Ligue 2 atau kasta kedua Liga Prancis.

Statistik penampilan Jason Pendant pun terbilang apik, yakni torehkan 35 pertandingan dan mencetak dua assists di semua ajang.

Geoffray Durbant
Jika Vietnam berhasil memanggil Geoffray Durbant untuk memperkuat negara mereka di Piala AFF 2024, maka lini belakang Timnas Indonesia wajib berhati-hati.

Pasalnya, Geoffray Durbant punya rekam jejak serta statistik apik sepanjang kariernya di Eropa.

Pemain Vietnam Keturunan Norwegia, Geoffray Durbant yang Bakal Jadi Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Di musim ini, Geoffray Durbant yang memperkuat klub kasta ketiga Liga Prancis, LB Chateauroux berhasil mencetak 17 gol dari total 32 laga.

Bahkan pada  musim 19/20 lalu, Geoffray Durbant berhasil menyabet gelar top skor di ajang Championnat National 2 dengan 15 Gol.

Sebastien da Silva
Sama seperti nama sebelumnya, lini depan Vietnam juga berpotensi makin tajam jika berhasil memanggil Sebastien da Silva.

Sepanjang musim 23/24, pemain 33 tahun ini berhasil mencetak 14 gol dari total 26 pertandingan buat klub kasta keempat Liga Prancis, Borgo.

Alexander Dang
Terakhir adalah Alexander Dang. Meski sudah berusia 34 tahun, namun pencapaian striker kelahiran Norwegia ini patut jadi alarm berbahaya buat Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tercatat, Alexander Dang mampu menyabet dua kali sepatu emas, yakni Norwegian Third Division Top goalscorer tahun 2015 serta Norwegian Second Division Top goalscorer tahun 2017.

Di musim ini, ketajaman Alexander Dang pun masih sangat berbahaya dengan torehkan 4 gol serta satu assists dari 9 pertandingan buat klub kasta ketiga Liga Norwegia, Lysekloster IL. (sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT