News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Girang Media Vietnam usai Timnas Malaysia Resmi Kena Hukuman Berat dari FIFA: Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan

Media Vietnam memperlihatkan reaksi setelah Timnas Malaysia kena hukuman berat dari FIFA. Itu juga berpotensi menguntungkan Timnas Vietnam.
Selasa, 23 Desember 2025 - 11:25 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Malaysia NT

 

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam memperlihatkan reaksi setelah Timnas Malaysia kena hukuman berat dari FIFA. Itu juga berpotensi menguntungkan Timnas Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pekan lalu, FIFA telah resmi menjatuhkan hukuman lanjutan kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Itu merupakan kelanjutan dari naturalisasi tujuh pemain secara ilegal.

Ketujuh pemain sudah dilarang bermain selama setahun dan hukuman denda telah dijatuhkan. Namun, hukuman tak berhenti sampai di situ.

FIFA memutuskan pada pekan lalu bahwa Malaysia dihukum kekalahan walk out (WO) pada tiga laga uji coba internasional. Duel-duel melawan Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina berujung kekalahan 0-3.

Malaysia berhasil menambang poin untuk ranking FIFA dari ketiga laga tersebut. Mereka mengalahkan Singapura (2-1) dan Palestina (1-0) selagi menahan Tanjung Verde (1-1).

Namun, karena tiga laga itu diputuskan menjadi kekalahan 0-3, maka putusan terbaru FIFA pada pekan lalu berujung kepada pengurangan poin untuk ranking FIFA.

Pada Senin (22/12/2025)  kemarin, FIFA telah memperbarui peringkat untuk Malaysia. Hasilnya, Harimau Malaya turun lima tingkat karena menderita pengurangan 22,52 poin.

Hal ini disoroti oleh media Vietnam, Soha. “Tim nasional Malaysia mendapatkan kejutan lain dari FIFA, secara memalukan turun peringkat secara drastis,” demikian judul dari Soha.

Malaysia tadinya ada di peringkat ke-116 dunia. Namun, kini mereka ada di peringkat ke-121 dunia, masih satu tingkat di atas Timnas Indonesia.

Namun, hukuman lanjutan masih bisa dijatuhkan kepada Malaysia. Sebab, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) belum mengambil keputusan.

Malaysia menggunakan sejumlah pemain naturalisasi ilegal dalam dua laga di Kualifikasi Piala Asia 2027. Dua laga itu adalah atas Nepal pada Maret 2025 dan melawan Vietnam pada Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mengikuti putusan FIFA, maka AFC harusnya memberikan hukuman yang sama untuk Harimau Malaya seperti tiga laga uji coba. Dengan situasi ini, Vietnam akan diuntungkkan dalam perebutan tiket ke putaran final Piala Asia 2027.

“Namun, media Malaysia meyakini bahwa keadaan belum "mencapai titik terendah" bagi tim nasional Malaysia. Mereka masih memiliki dua pertandingan melawan Nepal dan Vietnam di Piala Asia 2027, dan sedang menunggu keputusan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC),” ulas Soha.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT