News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebusukan AFC Makin Gila, Media Australia Sarankan Timnas Indonesia hingga Malaysia Ikuti Jepang yang Dikabarkan Ingin Keluar

Media Australia mengajak Timnas Indonesia hingga Malaysia untuk mengikuti Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang dikabarkan bakal meninggalkan AFC
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:10 WIB
Logo AFC
Sumber :
  • AFC.com

Jakarta, tvOnenews.com - Media Australia mengajak Timnas Indonesia hingga Malaysia untuk mengikuti Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang dikabarkan bakal meninggalkan AFC. Hal ini usai AFC dinilai membuat banyak anggotanya muak.

Sepak Bola Asia digemparkan dengan spekulasi yang menyebut bahwa JFA akan keluar dari AFC untuk membentuk konfederasi baru. Spekulasi ini muncul usai JFA kecewa dengan beberapa keputusan AFC dalam beberapa waktu terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Irak, UTV, pada 16 Oktober menayangkan laporan yang menyebut JFA tengah mempertimbangkan keluar dari AFC. Dalam liputannya, UTV menyebut, Ada gerakan di Jepang untuk menarik diri dari AFC dan mendirikan 'Federasi Asia Timur' yang independen. 

Mereka memprotes apa yang mereka anggap sebagai manipulasi dan korupsi di dalam AFC, yang dikendalikan oleh dana Qatar. Pernyataan tegas itu membuat heboh, terlebih ketika media tersebut juga menambahkan bahwa Irak kemungkinan akan mengikuti langkah Jepang jika federasi baru benar-benar terbentuk. 

Mereka juga menyatakan ketidakpercayaan terhadap AFC, dan mengatakan bahwa jika sebuah organisasi independen dari AFC dibentuk, Irak mungkin juga akan bergabung,” lanjut laporan UTV.

Sumber ketegangan ini berawal dari perubahan format Liga Champions Asia (AFC Champions League Elite/ACLE) yang diberlakukan mulai musim 2024/2025. Selain munculnya kompetisi baru seperti ACLE dan ACL2, penyatuan babak perempat final antara wilayah Timur dan Timur Tengah memunculkan banyak kontroversi. 

Klub-klub Jepang merasa dirugikan oleh sistem baru yang dianggap tidak adil dan menguntungkan tim-tim dari kawasan Teluk. Situasi semakin panas setelah Shandong Taishan, klub asal China, mengundurkan diri di tengah kompetisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan Pasal 5 Ayat 6 peraturan AFC, klub yang mundur otomatis seluruh hasil pertandingannya dianggap batal demi hukum. Akibat keputusan tersebut, Vissel Kobe yang seharusnya menempati posisi ketiga, terlempar ke posisi kelima dan akhirnya kalah dari Gwangju FC di babak 16 besar.

Namun, polemik tak berhenti di sana. Dalam laga antara Kobe melawan Shandong pada 2 Oktober 2024 di Stadion Noevir Kobe, terjadi keributan antara pemain dan staf. AFC kemudian menjatuhkan denda sebesar USD 10.000 kepada Kobe. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT