News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Gebrakan Naturalisasinya Jadi Sorotan Suporter Timnas Indonesia, Malaysia juga Sengaja Sembunyikan Informasi...

Salah satu legenda Harimau Malaya menyebut Timnas Malaysia kini merahasiakan informasi ini, selain menutupi kejanggalan program naturalisasi yang hebohkan suporter Timnas Indonesia hingga warga ASEAN.
Senin, 22 September 2025 - 19:54 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • X - @malaysia_nt

tvOnenews.com - Timnas Malaysia diam-diam menyembunyikan informasi yang belum diketahui oleh suporter Timnas Indonesia dan ASEAN.

Diketahui, Timnas Malaysia terus menjadi sorotan suporter Timnas Indonesia dan warga ASEAN atas gebrakan program naturalisasi gila-gilaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal mula kehebohan program naturalisasi gila-gilaan dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) setelah Harimau Malaya menumbangkan Vietnam.

Bukan tanpa alasan, kehadiran sejumlah pemain naturalisasi Malaysia disorot, khususnya terkait asal-usul silsilah keluarga mereka.

Atas hal ini, pecinta sepak bola Indonesia, Vietnam, hingga ASEAN mempertanyakan kejelasan naturalisasi lima pemain Malaysia.

Para Pemain Naturalisasi Malaysia
Para Pemain Naturalisasi Malaysia
Sumber :
  • x.com/FAM_Malaysia

 

Bahkan, FAM pernah menyedot perhatian karena ada spekulasi Malaysia disanksi oleh FIFA.

Namun, isu ketidakjelasan asal-usul pemain naturalisasi tidak mempengaruhi performa Timnas Malaysia yang kini semakin meningkat.

Ranking FIFA Harimau Malaya juga naik dua peringkat atas hasil positif menumbangkan Timnas Palestina dan Singapura pada FIFA Matchday September 2025.

Namun, di balik kesuksesan ini, Timnas Malaysia juga menutupi informasi ke ruang publik selain terkait silsilah keturunan para pemain naturalisasi.

Rahasia Timnas Malaysia yang satu ini diungkap langsung oleh sang legenda Datuk Jamal Nasir melalui laporan media Malaysia New Straits Times.

"Manajemennya terlalu pendiam, terlalu tertutup," ungkap Jamal dikutip tvOnenews.com dari New Straits Times, Senin (22/9/2025).

Menurut penuturan jamal, sampai saat ini masih banyak suporter dan pecinta sepak bola Malaysia yang buta informasi.

Bahkan, segala hal yang seharusnya menjadi informasi terbaru tidak diketahui oleh media dan fans Harimau Malaya.

"Para penggemar dan media tidak tahu rencana, target atau bahkan informasi cedera yang akurat," tutur dia.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - FAM

 

Walau Malaysia terakhir mencatatkan hasil positif, bagi Jamal, hal tersebut bukan menunjukkan perubahan yang baik.

Jamal menganggap FAM dan manajemen di Timas Malaysia gagal membentuk tujuan yang jelas ke depannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, banyak hal yang kini masih misteri dampak dari tertutupnya informasi ke ruang publik.

Jamal mengatakan, para penggemar dan media berhak menerima segala informasi demi kebaikan Timnas Malaysia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT