News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China dan Timnas Indonesia Masih Berharap ke Piala Dunia 2026 Pakai Jatah Iran? Media Inggris Kasih Paham: Percuma, FIFA Tidak akan...

Komentar dari media Inggris terkait isu yang mengatakan jika China dan Timnas Indonesia berharap bisa gantikan Iran apabila dicoret FIFA dari Piala Dunia 2026.
Sabtu, 28 Juni 2025 - 14:41 WIB
Timnas Indonesia gantikan Iran di Piala Dunia 2026?
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Media Inggris memberikan pemahaman kepada China dan Timnas Indonesia yang berharap bisa ke Piala Dunia 2026 menggantikan Iran.

Menurutnya, FIFA tak akan seenaknya mengubah aturan bahkan mencoret Iran yang sudah bersusah payah untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan politik di Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Israel beserta sekutunya Amerika Serikat untuk sementara mereda karena kesepakatan gencatan senjata.

Namun, timbul kekhawatiran jika perang tersebut kembali terjadi lantaran tensi tinggi tampaknya masih benar-benar belum mereda dari pihak Iran maupun Israel.

Tak ayal jika banyak pihak yang mendesak agar FIFA hingga AFC selaku federasi Asia mengambil langkah pencegahan apabila Iran masih larut dalam peperangan.

Salah satunya ialah meminta agar kelolosan Iran ke Piala Dunia 2026 dianulir. Sebelumnya, FIFA juga pernah mencoret Rusia dan Yugoslavia saat terlibat perang.

Apabila FIFA benar-benar mendengarkan pendapat tersebut, maka otomatis jatah negara Asia di Piala Dunia 2026 bisa diisi oleh satu tim untuk menggantikan Iran.

tvonenews

AFC selaku otoritas tertinggi di sepak bola Asia kemungkinan akan mencari pengganti Iran lewat tim-tim yang bertanding di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kesempatan ini sebetulnya bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia yang dalam waktu dekat bakalan berlaga di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Jika AFC menambah jumlah tim yang lolos menjadi tiga negara teratas, maka peluang skuad Garuda untuk menggantikan Iran jelas sangat besar.

Bukan cuma Timnas Indonesia, ternyata China juga berharap bisa dipilih untuk menggantikan Iran. Mereka mengacu kepada posisi negaranya di babak ketiga kualifikasi.

“Di antara tim-tim yang tersingkir, China mempunyai keunggulan, yakni menjadi salah satu tim dengan peringkat tertinggi di putaran tiga kualifikasi,“ kata 163.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika Iran ditarik dari kompetisi, itu akan menjadi alasan yang kuat bagi timnas China untuk menjadi tim pengganti,“ lanjutnya.

Mendengar semakin banyak negara Asia yang berharap bisa gantikan Iran, media Inggris The Guardian kemudian angkat bicara apakah kemungkinan tersebut benar-benar ada.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT