News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Kena Getahnya, FIFA Akan Putuskan Iran Dicoret dari Piala Dunia 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia akan kena dampak jika FIFA memutuskan untuk mencoret Iran dari Piala Dunia 2026 dengan suatu skenario.
Kamis, 26 Juni 2025 - 11:26 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • FIFA Plus

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan kena dampak jika FIFA memutuskan untuk mencoret Iran dari Piala Dunia 2026 dengan suatu skenario.

Skuad Garuda sedang berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan laga di putaran keempat akan digelar pada Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim asuhan Patrick Kluivert finis di peringkat keempat Grup C dengan raihan 12 poin, terpaut satu poin saja dari Arab Saudi, yang akan menjadi salah satu tuan rumah di putaran keempat.

Skuad Timnas Indonesia.
Skuad Timnas Indonesia.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Namun, konflik yang sedang terjadi di Timur Tengah antara Iran dan Israel berpotensi memberi dampak kepada perjalanan Timnas Indonesia ke putaran final Piala Dunia 2026.

Amerika Serikat selaku salah satu negara tuan rumah, bersama Kanada dan Meksiko, telah melarang Warga Negara Iran untuk masuk ke wilayah mereka.

Hal ini bakal berimplikasi kepada penyelenggaraan putaran final Piala Dunia 2026 dan FIFA bisa mengambil berbagai keputusan.

Tidak ada aturan untuk pencoretan suatu negara yang sudah lolos ke putaran final Piala Dunia dalam aturan FIFA, namun FIFA bisa membekukan asosiasi terkait melalui keputusan kongres.

Statuta FIFA pada tahun 2021 pasal 16.1 tentang suspensi menjelaskan bahwa anggota asosiasi FIFA bisa dibekukan tergantung dengan keputusan Dewan.

Timnas Iran terancam dicoret dari Piala Dunia 2026
Timnas Iran terancam dicoret dari Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

 

“Kongres dapat menangguhkan asosiasi anggota hanya atas permintaan Dewan. Meskipun demikian, Dewan dapat, tanpa suara Kongres, menangguhkan sementara dengan segera asosiasi anggota yang melanggar kewajibannya secara serius. Penangguhan yang disetujui oleh Dewan akan berlaku hingga Kongres berikutnya, kecuali Dewan telah mencabut penangguhan tersebut sebelum Kongres tersebut,” demikian bunyi statuta 16.1.

Lebih lanjut jika asosiasi anggota dibekukan, maka mereka akan dilarang tampil di turnamen FIFA dalam setidaknya dua kompetisi selama empat tahun beruntun.

“Asosiasi anggota yang tidak berpartisipasi dalam setidaknya dua dari semua kompetisi FIFA selama empat tahun berturut-turut akan dilarang memberikan suara di Kongres sampai mereka memenuhi kewajiban mereka dalam hal ini,” demikian bunyi statuta pasal 16.4 soal pembekuan.

Kemudian, seperti yang terjadi dalam pencoretan Rusia pada 2022, FIFA menjadikan statuta pasal 4.2 sebagai alasan hukumnya, sebagaimanna dilansir dari Yahoo Sports.

Presiden FIFA Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • REUTERS/Amanda Perobelli

 

"FIFA tetap netral dalam hal politik dan agama. Pengecualian mungkin dibuat mengenai hal-hal yang terimbas dalam tujuan berdasarkan undang-undang FIFA," demikian bunyi aturan tersebut.

FIFA masih belum memutuskan soal tindakan apa yang akan dilakukan terhadap Iran, namun, FIFA bisa mencoret Team Melli dari Piala Dunia 2026 jika Dewan memutuskan demikian.

Menurut laporan dari The Guardian, Presiden FIFA Gianni Infantino akan melakukan rapat dengan dewan khusus yang melibatkan dua negara tuan rumah, Kanada dan Meksiko, serta Iran itu sendiri.

Dewan itu akan diketuai oleh Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, yang mencoret Rusia dari playoff Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Maret 2022 silam akibat invasi ke Ukraina.

Lebih lanjut, Guardian memperkirakan bahwa keputusan akan diambil paling lambat di bulan Desember ketika drawing fase grup Piala Dunia 2026 dilaksanakan.

Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Jepang.
Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Jepang.
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Jika Iran dicoret dari Piala Dunia 2026, maka Timnas Indonesia bisa terkena dampaknya melalui penambahan kuota untuk zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu kuota Asia akan kosong dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bisa memberikaknnya kepada salah satu dari enam tim yang berjuang di putaran keempat. Tentunya, pemberian tersebut diharapkan melalui meritokrasi keolahragaan.

Dengan kata lain, satu tim bisa lolos ke putaran final tanpa harus menjadi juara grup di putaran keempat, bergantung kepada performa keolahragaan di atas lapangan. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT