News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Kalah dari Timnas Indonesia, Malaysia Dikonfirmasi akan Menggencarkan Naturalisasi Pemain Keturunan dalam Skala Lebih Luas

Tak mau kalah dari Timnas Indonesia, Malaysia dikonfirmasi akan menggencarkan program naturalisasi pemain keturunan dalam skala yang lebih luas.
Sabtu, 28 Desember 2024 - 16:03 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Facebook - FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Tak mau kalah dari Timnas Indonesia, Malaysia dikonfirmasi akan menggencarkan program naturalisasi pemain keturunan dalam skala yang lebih luas.

Hal tersebut diungkapkan DYAM Tunku Mahkota Ismail, Pj Sultan Johor sekaligus bos Johor Darul Takzim (JDT) saat mengomentari pemberitaan media tentang pemain keturunan asing Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Seperti diketahui, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terus berupaya mencari lebih banyak pemain keturunan dari luar negeri untuk memperkuat line-up Harimau Malaya.

Selama beberapa tahun terakhir, banyak pemain keturunan yang mewakili Malaysia. Di antaranya adalah Dion Cools, Declan Lambert, Matthew Davies, Stuart Wilkin, Darren Lok hingga Dominic Tan.

Kehadiran pemain keturunan Harimau Malaya itu tak hanya mendongkrak persaingan tim, juga memperebutkan slot sebelas pemain utama.

Bukan hanya itu, kehadiran mereka juga ikut meningkatkan prestasi di tingkat internasional, khususnya dari sisi ranking FIFA.

Untuk itu, Tunku Ismail menginformasikan bahwa timnya telah melakukan riset dan mendekati pemain keturunan yang diinginkan.

Bahkan, upaya pencarian pemain keturunan Malaysia untuk dinaturalisasi akan diperluas agar lebih banyak pemain dapat diidentifikasi mewakili Harimau Malaya.

{{imageId:294455}}{{imageId:294455}}

“Kami sudah melakukan riset dan melakukan pendekatan (pemain). Namun pencarian akan dilanjutkan dalam skala yang lebih luas,” ujarnya di X.

Adapun, beberapa pemain yang dilaporkan memiliki darah keturunan Malaysia ialah Iggy Houben, Zian Flemming, Josh Brownhill hingga Milan van Ewijk.

Rencana dari Malaysia di atas seakan tak mau kalah dari Timnas Indonesia yang juga masih terus berupaya menambah pemain keturunan untuk dinaturalisasi.

Terbaru, PSSI telah mengenalkan Ole Romeny yang akan menjadi calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia selanjutnya.

Striker FC Utrecht itu diproyeksikan akan rampung proses naturalisasinya sebelum Maret 2025 agar bisa tersedia saat Timnas Indonesia melawan Australia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana, skuad Garuda dijadwalkan akan melawan Australia dan Bahrain pada 20 dan 25 Maret 2025 dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT