News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Dendam Pribadi, Dulu Dibantai Egy Maulana Cs Kini Kiper Filipina Beri Balasan Menyakitkan Bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2024

Hasil akhir 1-0 untuk kemenangan Filipina atas Timnas Indonesia membuat skuad The Azkals berhak lolos ke partai semifinal.
Minggu, 22 Desember 2024 - 10:29 WIB
Bangganya Kiper Filipina Ini, Dulu Dibantai Egy Maulana Cs Kini Beri Balasan Menyakitkan Bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Solo, tvOnenews.com - Kiper Filipina, Quincy Kammeraad tak bisa menutupi rasa bangganya usai bisa membalaskan dendam dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2024.

Hasil akhir 1-0 untuk kemenangan Filipina atas Timnas Indonesia membuat skuad The Azkals berhak lolos ke partai semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan itu juga tak terlepas dari performa apik sang penjaga gawang, Quincy Kammeraad dalam laga di Stadion Manahan, Solo pada Sabtu (21/12/2024) malam WIB.

tvonenews

Quincy Kammeraad sebetulnya tampil dari bangku cadangan pada menit ke-16 menggantikan Patrick Deyto yang mengalami cedera.

Selepas laga, kiper kelahiran Belanda pun tak bisa menutupi rasa bangganya mengingat ini menjadi debut perdananya bersama skuad senior Filipina.

Pemain One Taguig ini pun sempat disinggung awak media terkait kenangannya yang pernah dibantai habis Timnas Indonesia saat Piala AFF U-18 2017 silam.

Sebagai informasi, Quincy Kammeraad pernah menangis tersedu-sedu saat kebobolan tujuh gol dari Timnas Indonesia U-18.

Lebih mengenaskan, kiper Filipina itu harus dikartu merah di akhir-akhir laga karena melanggar salah satu pemain skuad Garuda.

Hasil kekalahan telak 9-0 pun tak terelakkan saat berhadapan dengan skuad yang saat itu dibela Egy Maulana cs di Piala AFF U-19 2017 silam.

Quincy Kammeraad pun menceritakan bahwa ada cerita yang sangat panjang hingga dia akhirnya bisa membalaskan dendam terhadap Timnas Indonesia.

Pemain berusia 23 tahun ini pun seakan tidak menunjukkan kekhawatirannya soal masa kelamnya yang pernah di bantai sembilan gol tanpa balas dalam laga tersebut.

"Banyak orang yang tidak tahu ini adalah debut saya di Timnas senior (Filipina)," ujar Quincy Kammeraad usai laga di Stadion Manahan, Sabtu (21/12/2024).

"Saya pikir ini cerita yang panjang (sejak menangis kala dibantai Indonesia pada 2017). Saya pikir hanya di sepak bola yang bisa membuat cerita semacam ini," tambahnya.

Kemudian, Quincy Kammeraad memuji strategi dari pelatih Alberto Capellas yang berhasil meraih kemenangan atas Timnas Indonesia.

Menurutnya, skuad The Azkals mampu memanfaatkan situasi dengan sangat baik mengingat Timnas Indonesia hanya bermain dengan 10 pemain usai Muhammad Ferarri mendapatkan kartu merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya rasa pelatih memberi rencana pertandingan yang baik buat kami," jelas Quincy Kammeraad.

"Kami tahu mereka tim yang bagus, tapi kami hari ini mengambil keuntungan (unggul jumlah pemain) Saya rasa kami mengeksekusi dengan baik," tutupnya.(igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT