News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Pelatih Myanmar Siap Bikin Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024, Main Mata dengan Vietnam?

Pelatih Timnas Myanmar, Myo Hlaing Win menegaskan bahwa anak asuhnya siap mengalahkan Vietnam di laga penentu Piala AFF 2024.
Jumat, 20 Desember 2024 - 17:34 WIB
Pelatih Timnas Myanmar, Myo Hlaing Win
Sumber :
  • X/ASEAN Football

“Saya pikir Tim Vietnam sangat kuat, bahkan yang terkuat di Piala ASEAN 2024 dan bisa menjadi juara. Namun, saya punya rencana matang untuk pertandingan itu, termasuk menebus absennya Maung Lwin," katanya lagi.

Myo Hlaing Win juga memastikan bahwa anak asuhnya dalam kepercayaan diri yang tinggi jelang melawan Vietnam usai menaklukkan Laos 3-2. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, dia tanpa ragu mengatakan bahwa Myanmar siap mengalahkan Vietnam yang bisa membuat Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal.

"Kami berada dalam semangat yang baik setelah kemenangan emosional atas Laos, dan berharap para pemain saya terus memasuki pertandingan penting melawan Tim Nasional Vietnam dengan semangat yang sama," tegas Myo Hlaing Win.

"Saya yakin dengan semangat, kepercayaan diri, dan persiapan itu, Myanmar bisa meraih 3 poin melawan timnas Vietnam," imbuhnya.

Perlu diketahui, Timnas Indonesia dan Myanmar memiliki selisih gol yang sama (0) dan produktivitas gol yang identik yakni sama-sama mencetak empat gol.

Dalam regulasi Piala AFF 2024, head to head tidak menjadi salah satu dari tiga tolok ukur utama untuk menentukan peringkat tim di sebuah grup.

Setelah jumlah poin, maka diambil selisih gol dan jumlah gol yang dicetak setiap tim untuk menentukan peringkat di sebuah klasemen grup.

Sehingga, kemenangan 1-0 Timnas Indonesia atas Myanmar tidak akan membuat skuad Garuda unggul secara head to head jika poin kedua tim nanti sama.

Jika Myanmar menang atas Vietnam dan Timnas Indonesia imbang atau kalah lawan Filipina, maka dipastikan skuad Garuda gagal lolos semifinal.

Kemudian jika Timnas Indonesia hanya menang dengan margin satu gol atas Filipina dan Myanmar menang atas Vietnam dengan margin dua gol atau lebih, maka Myanmar unggul selisih gol atas skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila skenario itu terjadi, maka skuad Garuda dipastikan gagal lolos lantaran kalah selisih gol dari Myanmar. Karena itu, diharapkan Myanmar gagal meraih kemenangan atas Vietnam.

Sambil berharap, Timnas Indonesia mampu meraih tiga poin saat menjamu Filipina besok malam, serta Myanmar dan Vietnam tidak bermain mata.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT