News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Sempat Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, Kiper Jepang Keturunan Jawa Ini Justru Pilih Pensiun di Usia Emasnya

Padahal Shin Tae-yong belum sempat memberinya kesempatan bela Timnas Indonesia, pemain Jepang keturunan Jawa ini memilih gantung sepatu di puncak kariernya.
Jumat, 6 Desember 2024 - 10:45 WIB
Pemain Jepang keturunan Jawa ini pilih pensiun sebelum dipilih ke Timnas Indonesia
Sumber :
  • X @nagano_parceiro

tvOnenews.com - Penjaga gawang Jepang keturunan Jawa Tengah ini memilih pensiun sebagai pesepakbola meskipun belum pernah dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Lebih mengejutkan lagi, kiper klub kasta ketiga Liga Jepang itu memutuskan untuk gantung sepatu di usianya yang masih sangat muda yakni 24 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, sederet pesepakbola mulai menunjukkan ketertarikannya untuk memperkuat Timnas Indonesia semenjak dilatih Shin Tae-yong.

Apalagi kini PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir telah memulai program naturalisasi yang menyasar pemain keturunan di luar negeri.

Sampai sekarang, total ada 15 pemain keturunan di luar negeri yang sudah mendapatkan debutnya bersama Timnas Indonesia.

Terbaru, sejumlah pemain keturunan tersebut berkontribusi besar dalam keberhasilan Timnas Indonesia untuk menjaga asa ke Piala Dunia 2026.

Maka tak mengherankan apabila banyak pemain keturunan di luar negeri yang mulai melirik Timnas Indonesia sebagai tujuan karier internasionalnya.

tvonenews

Di sisi lain, sebenarnya masih banyak pemain keturunan yang berminat untuk bela Timnas Indonesia, namun kesempatan itu belum kunjung datang.

Bahkan, ada satu pemain keturunan di luar negeri yang justru memilih gantung sepatu sebagai pesepakbola meski belum sempat didekati Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Adalah Ryu Nugraha, penjaga gawang Jepang keturunan Jawa Tengah yang baru-baru ini memutuskan untuk berhenti menekuni kariernya sebagai pemain sepak bola.

Sebelumnya, Ryu Nugraha berkarier di klub kasta ketiga Liga Jepang AC Nagano Parceiro, namun ia kesulitan menembus tempat utama di timnya.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Ryu Nugraha dalam sebuah wawancaranya bersama laman resmi klub pada Minggu (1/12/2024) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya telah memutuskan untuk pensiun di akhir musim ini. Selama enam tahun berkarier sebagai pemain profesional, saya senang bisa bekerja di lingkungan yang mengedepankan profesionalitas,” kata Ryu Nugraha dikutip dari laman resmi AC Nagano Parceiro.

“Saya berterima kasih kepada AC Nagano Parceiro karena telah menerima saya ke dunia profesional dan kepada Fukui United FC serta BTOP Hokkaido yang telah memberi saya jalan untuk berprestasi,” tukasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT