News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruud Gullit Beri Wejangan kepada Vietnam agar Bisa Saingi Timnas Indonesia, Legenda Keturunan Indonesia Itu sampai Minta Golden Star Tiru Cara Garuda 

Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit memberikan pesan penting kepada Timnas Vietnam agar bisa bersaing dengan para lawannya termasuk Timnas Indonesia.
Minggu, 1 Desember 2024 - 12:28 WIB
Legenda sepak bola dunia asal Belanda, Ruud Gullit (kiri)
Sumber :
  • Instagram/Ruud Gullit

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit memberikan pesan penting kepada Timnas Vietnam agar bisa bersaing dengan para lawannya termasuk Timnas Indonesia.

Bahkan, legenda sepak bola dunia keturunan Indonesia itu sampai meminta Golden Star -julukan Timnas Vietnam- untuk meniru cara yang dilakukan skuad Garuda asuhan Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Hal itu diungkapkan Ruud Gullit ketika mengunjungi Kota Ho Chi Minh, Vietnam dalam acara sharing alias dengar pendapat dengan para penggemar Golden Star.

Dalam acara itu, ia menyampaikan pandangan pribadinya mengenai sepak bola Vietnam dan bagaimana caranya agar dapat lebih berkembang.

Ruud Gullit
Ruud Gullit
Sumber :
  • Instagram/@ruudgullit

 

“Mengomentari sepak bola Vietnam sangat sulit karena saya jarang menonton," kata Ruud Gullit, dikutip dari Soha Vn.

Agar lebih berkembang lagi, legenda Timnas Belanda itu menyarankan kepada Vietnam untuk mendatangkan atau mencetak pemain-pemain yang berkarier di Eropa.

Cara tersebut sama seperti yang dilakukan oleh Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong dengan banyak diperkuat pemain abroad di Eropa.

Sebut saja seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Eliano Reijnders hingga Kevin Diks menjadi pemain yang merumput di Benua Biru.

"Namun menurut saya, untuk berkembang, Vietnam perlu memiliki pemain-pemain terkemuka, pemain pionir yang bersaing di Eropa, menginspirasi dunia," kata Ruud Gullit.

"Baru-baru ini saya melihat Indonesia, Korea, dan Jepang bermain sangat baik. Vietnam membutuhkan lebih banyak peluang untuk bersaing dengan tim-tim kuat di kawasan," paparnya lagi.

Selain cara itu, Ruud Gullit juga menyarankan agar Vietnam juga lebih fokus lagi dalam mencetak produk-produk lokal dari generasi muda dengan mengadakan berbagai kompetisi profesional.

"Generasi berikutnya harus fokus melatih lebih banyak pemain muda. sepak bola dan melakukan lebih banyak upaya untuk mempersempit kesenjangan," jelas Ruud Gullit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara khusus, kita memerlukan kejuaraan nasional yang sangat profesional dan serius agar sepak bola Vietnam dapat berkembang dalam jangka panjang dan berkelanjutan," tambahnya.

Sebagai informasi, Ruud Gullit merupakan eks penyerang AC Milan hingga Chelsea yang memiliki caps bersama Timnas Belanda sebanyak 66 pertandingan dan 17 gol (1981-1994).

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT