News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niat Warga Oman dan Bahrain Bela Ahmed Al Kaf agar Didukung Negara Teluk usai Rugikan Timnas Indonesia, Dia Justru Dikritik Orang-orang Arab: Wasit yang Gagal!

Warga Oman dan Bahrain dilaporkan membuat campaign membela Ahmed Al Kaf agar didukung Negara Teluk usai rugikan Timnas Indonesia, namun dia justru dikritik orang-orang Arab.
Selasa, 15 Oktober 2024 - 16:09 WIB
Wasit asal Oman, Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Bahrain vs Timnas Indonesia.
Sumber :
  • AFC

"Jadi ceritanya orang Oman dan Bahrain bikin campaign dukungan utk wasit kontroversial di laga Indonesia vs Bahrain kemarin itu," tulis laporan akun X @Kaopixx.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Niatnya biar didukung sama warga negara Teluk yg lain. Tp ga sesuai harapan, karena si wasit ini emang sering zholim. Rasain tu," tambahnya.

Secara tak disangka, campaign yang bertuliskan 'We Are Support You (Ahmed Al Kaf)' itu justru mendapatkan kritikan dari sejumlah orang Arab.

Seorang warga Arab bernama Abu Sakina Al-Zaidi dengan akun @Takleeff77 mengkritisi kepemimpinan Ahmed Al Kaf yang dianggap tidak adil.

Dia menilai Ahmed Al Kaf sengaja menambahkan waktu tiga menit agar Bahrain bisa mencetak gol penyeimbang ke gawang Timnas Indonesia.

"Ini tidak adil bagi negara yang telah melakukan segala kemungkinan untuk lolos ke Piala Dunia dan unggul dalam hasil, wasit datang dan memberikan waktu tambahan melebihi batas, dan karena hal yang tidak masuk akal. Waktu, tim terikat dengan tim, ketidakadilan ini ada di matanya sendiri, dan Anda datang, Khaled Jassim, untuk mendukung penindas. Itu tidak benar," tulis Abu Sakina Al-Zaidi di akunnya, @Takleeff77.

"Dia menambahkan 6 menit, lalu menambahkan 3 menit, dan jika Bahrain tidak mencetak gol, dia akan menambahkan lebih banyak," tambahnya.

Selain itu, ada beberapa orang Arab lainnya yang mengungkapkan pendapat serupa hingga menyebut Ahmed Al Kaf sebagai wasit yang gagal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wasit yang gagal dan pengecut yang banyak menganiaya Al-Nasr, dan Al-Sadd Al-Qatari di Asia gemetar dan takut, keputusannya aneh, dan kartunya dalam mood yang buruk!!!!," tulis Badr Al-Dahmash, @bader330.

"Sayangnya, wasit terburuk di Asia, keputusannya yang tidak adil, dan peluitnya yang bergetar adalah salah satu alasan terpenting tersingkirnya Al-Nasr dari Kejuaraan Asia terakhir yang pantas ia dapatkan," timpal Al-Harbi, @Turkialharbi44.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT