News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikenal sebagai Rival Timnas Indonesia di Piala AFF, 3 Pemain Negara Tetangga Ini Ternyata Punya Keturunan Jawa

Pemain dari rival Timnas Indonesia di turnamen Piala AFF ini ternyata masih mempunyai garis keturunan asli Jawa, meski mereka tak pilih gabung skuad Garuda.
Minggu, 21 Juli 2024 - 16:30 WIB
Pemain rival Timnas Indonesia yang berdarah Jawa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Padahal dikenal sering merepotkan Timnas Indonesia ketika berjumpa dalam gelaran turnamen Asia seperti Piala AFF atau SEA Games.

Ternyata, para pemain dari negara rival Asia Tenggara Timnas Indonesia ini masih mempunyai garis keturunan nusantara, tepatnya dari Jawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, talenta berbakat yang dimiliki Indonesia bukan hanya tersebar di dalam negeri saja, tapi juga bisa ditemukan di luar negeri.

Hal itulah yang membuat PSSI mulai mencari pemain keturunan yang lahir hingga berkarier di luar negeri untuk bergabung ke Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Sebagian dari mereka ada yang langsung menerima pinangan dari PSSI untuk mengikuti proses naturalisasi guna perkuat Timnas Indonesia di turnamen bergensi.

tvonenews

Namun, ada juga dari pemain diaspora tersebut yang menolak memperkuat Timnas Indonesia hingga memilih bermain untuk negara kelahirannya.

Di antara mereka bahkan ada yang lebih memilih menjadi rival Timnas Indonesia di turnamen bergensi Asia Tenggara seperti Piala AFF maupun SEA Games.

Meski sudah berstatus sebagai pemain lawan bagi Timnas Indonesia, namun identitas mereka yang kebanyakan punya garis keturunan Jawa tidak terelakkan lagi.

Lantas, siapa saja pemain dari negara rival Asia Tenggara Timnas Indonesia yang punya garis keturunan Jawa? Simak ulasan berikut ini.

1. Noh Alam Shah

Noh Alam Shah

Noh Alam Shah (Source: Antara)

Noh Alam Shah merupakan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki oleh Timnas Singapura. Ia pun sukses memberikan gelar Piala AFF 2005 dan 2007 untuk negaranya.

Selain itu, Noh Alam Shah juga sempat menjadi top skor sepanjang masa Piala AFF dengan koleksi 17 gol sebelum digeser Teerasil Dangda.

Kesuksesan serupa juga diraih Noh Alam Shah saat merumput di Indonesia dengan mempersembahkan gelar juara Liga 1 bagi Arema FC pada 2010.

Dilansir dari berbagai sumber, Along ternyata punya garis keturunan Indonesia dari kakek di pihak ibunya yang berasal dari Pulau Bawean, Jawa Timur, bahkan dirinya bisa sedikit bicara dengan bahasa setempat.

2. Mahali Jasuli

Mahali Jasuli

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahali Jasuli (Source: FAM)

Mahali Jasuli sempat menjadi mimpi buruk bagi Timnas Indonesia saat mencetak gol kemenangan Malaysia di Piala AFF 2012 sekaligus membuyarkan mimpi skuad Garuda ke semifinal.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT